2.700 Aturan Deregulasi Daerah Bebani Ekonomi

Selasa, 08 September 2015 - 06:01 WIB
2.700 Aturan Deregulasi...
2.700 Aturan Deregulasi Daerah Bebani Ekonomi
A A A
JAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas menyiapkan program untuk menyelaraskan segala macam peraturan khususnya terkait ekonomi. Pasalnya, saat ini ada 2.700 peraturan deregulasi di daerah yang membebani ekonomi.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Sofyan Djalil menyatakan, dalam penyelarasan tersebut, pihaknya akan tiru negara Korea. Pasalnya, ‎Korea membuat komite internasional tingkat tinggi untuk menstrimline regulasi. Targetnya adalah dalam tempo satu tahun mereka dapat memotong 47% deregulasi yang tidak perlu.

"Aturan kita itu luar biasa banyak ya, sama dengan di banyak negara. Maka, tentu ini kita buat tim untuk proses restruktruisasi atau reformasi berbagai peraturan yang dikerjakan oleh Menko Pak Darmin, namun pemangkasan deregulasi itu masih kecil," ujar Sofyan di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (7/9/2015).

Menurut mantan Menko Perekonomian ini, dengan melakukan hal tersebut, 2.700 deregulasi peraturan yang sudah masuk dalam undang-undang, kemudian peraturan pemerintah, inpres, belum lagi permen, uang membebani ekonomi dapat dipangkas.

"Nah itu sekarang kita sedang kaji, nanti akan ada di luar perpres untuk memberikan mandat dengan target tertentu. Ini juga terjadi di berbagai negara, karena pada umumnya peraturan itu makin lama makin banyak," tuturnya.

Untuk merealisasikan pemangkasan deregulasi, Sofyan menyebutkan, Bappenas akan membuat komite tingkat tinggi yang kemudian akan diminta kepada semua kementerian untuk mereview. Tim komite bisa terdiri dari tim teknis dan tim expert.

"Ini nanti kita perlu mempelajari dulu, apakah bisa, karena kan punya dampak implikasi kemana-mana. Bisa berimplikasi pada APBN kita juga, kemudian audit BPK, dan lainnya, jadi kita akan pelajari," tandasnya

Baca juga:

Jaga Investor, Pemerintah Akan Deregulasi Besar-Besaran

Indonesia Tampung Investor Limpahan dari Singapura
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan...
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan Listrik, Soroti Lonjakan Investasi EBT
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Daftar 14 Investasi...
Daftar 14 Investasi Ilegal yang Distop Satgas Waspada Investasi
Korban Dugaan Investasi...
Korban Dugaan Investasi Bodong Tanyakan Kelanjutan Kasusnya ke OJK
Penipuan Investasi Bodong...
Penipuan Investasi Bodong Dengan Kedok Investasi Beras
Thong Guan Industries...
Thong Guan Industries Bhd Investasi di KIT Batang Jawa Tengah
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
7 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved