Jokowi Gunakan Tiang Monorel untuk LRT

Rabu, 09 September 2015 - 14:28 WIB
Jokowi Gunakan Tiang...
Jokowi Gunakan Tiang Monorel untuk LRT
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana menggunakan tiang-tiang monorel yang tidak terurus lantaran proyeknya mangkrak untuk tiang kereta api ringan (light rail transit/LRT).

"Tetapi nanti tiang monorel akan digunakan LRT, semuanya kepakai, enggak ada masalah," kata Jokowi di TMII, Jakarta, Rabu (9/9/2015).

Menurutnya, pemerintah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan proyek monorel tersebut dan beralih pada proyek yang tidak ada masalah seperti LRT. (Baca: Jokowi Resmikan Pembangunan LRT Cibubur-Dukuh Atas).

"Mulai dari nol (LRT). Kalau Monorel dulu memang sudah ada masalah sehingga harus diurai, mengurai masalah kan tidak mudah dan tidak rampung," imbuh dia.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Poernama alias Ahok menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah melayangkan surat untuk penghentian proyek Monorel.

"Sidah selesai itu, sudah ada surat. Enggak ada lagi cerita monorel di Jakarta," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi hari ini meresmikan dimulainya proyek LRT di Indonesia. Peresmian ditandai dengan acara peletakan batu pertama oleh mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Jokowi mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini masih tertinggal dalam pembangunan infrastruktur, utamanya transportasi massal. Untuk itu, pembangunan LRT harus dipercepat karena sudah tertunda cukup lama.

"Pada 2 September 2015, kita sudah tandatangani Perpres pembangunan kereta api ringan (LRT). Sekarang, hari ini, 9 September 2015, enam hari setelah Prepres ditandatangani, kita sudah berkumpul di sini untuk memulai proyek ini," katanya.

Baca Juga:

Jokowi: Rencana Bangun LRT Sudah sejak 2012

LRT Ditarget Beroperasi Sebelum Asian Games 2018

Usai LRT, Jokowi Siap Bangun KA Sulawesi dan Papua
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai...
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Groundbreaking Paling Lambat Awal Oktober 2023
LRT Jakarta Gunakan...
LRT Jakarta Gunakan Sinar Ultraviolet untuk Cegah Covid-19
Ragam Respons Kenaikan...
Ragam Respons Kenaikan Tarif LRT Jabodebek: Berat sih Kalau Naik 100%
LRT Jabodebek Tambah...
LRT Jabodebek Tambah Jadwal Perjalanan Akhir Pekan Ini, dari 158 Jadi 202
LRT Jabodebek Telah...
LRT Jabodebek Telah Layani 8,1 Juta Pengguna Sejak Awal Operasi Agustus 2023
Profil Dirut LRT Jakarta...
Profil Dirut LRT Jakarta Hendri Saputra, Sosok yang Memonitoring Sejumlah Megaproyek di DKI
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved