Pemerintah Diminta Jangan Ribut Listrik 35.000 MW di Luar

Minggu, 13 September 2015 - 16:12 WIB
Pemerintah Diminta Jangan...
Pemerintah Diminta Jangan Ribut Listrik 35.000 MW di Luar
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Institute for Essential Reform (IERS) Fabby Tumiwa meminta pemerintah jangan meributkan proyek listrik 35.000 megawatt (MW) di luar. Saat ini, yang dibutuhkan masyarakat adalah ketercukupan sumber daya listrik.

Menurut Febby, sebaiknya jika ingin meributkan proyek Presiden Joko Widodo (Jokowi) cukup dilakukan di dalam pemerintahan. "Kalau pemerintah mau ribut jangan di luar mengadakan konferensi pers," ujarnya di Jakarta, Minggu (13/9/2015).

Menurut Fabby, yang dibutuhkan adalah kekompakan dari kementerian terkait agar bisa bersama merealisasikan proyek tersebut. Pasalnya, pemenuhan kebutuhan listrik diperlukan rakyat di Tanah Air.

"Rakyat butuhnya listrik, kalau tidak dipenuhi akan ada krisis padam, itu sangat mungkin terjadi. Bisa lancar jika kementerian terkait bersama PLN merealisasikan sebanyak mungkin dari 35.000 MW," jelas Fabby.

Meskipun ada kekhawatiran adanya kelebihan pasokan (over supply) jika target ini terealisasi, hal ini bisa diatur dengan menyesuaikan dari sistem yang ada di PLN. "Walaupun ada kemungkinan over supply, bisa diatur, tapi jangan sampai kekurangan listrik," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menolak usulan Menteri Koordinasi Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli yang memangkas target proyek listrik 35.000 MW.

Sudirman meminta Rizal untuk tidak membuat polemik dengan menurunkan target pembangunan proyek listrik 35.000 MW dmenjadi 16.000 MW. Di sisi lain, Rizal berpendapat proyek tersebut tidak realistis melihat kemampuan pemerintah dan PLN di tengah kondisi ekonomi yang sedang lesu.

Baca juga:

Kadin: Pemerintah Tak Kompak Pertanda Buruk Buat Investor

Jawaban Rizal Sering Keluarkan Pernyataan Kontroversial

Sudirman Tolak Rizal Pangkas Target Listrik 35.000 MW
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Kebutuhan Investasi...
Kebutuhan Investasi Ketenagalistrikan Nasional
Subsidi Listrik Diperpanjang...
Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga Maret 2021
Schneider Electric Kampanyekan...
Schneider Electric Kampanyekan Rumah Nyaman, Listrik Aman
MCB RXE, Si Kecil yang...
MCB RXE, Si Kecil yang Bikin Rumah Aman dari Kebakaran
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
5 jam yang lalu
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
6 jam yang lalu
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
6 jam yang lalu
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
6 jam yang lalu
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
6 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
8 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved