Ali Wardhana Wasiatkan Emil Salim Benahi Ekonomi RI

Selasa, 15 September 2015 - 12:52 WIB
Ali Wardhana Wasiatkan...
Ali Wardhana Wasiatkan Emil Salim Benahi Ekonomi RI
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Ali Wardhana menghembuskan nafas terakhirnya kemarin, Senin (14/9/2015) karena mengidap penyakit paru-paru kronis. Sebelum meninggal, pria 87 tahun ini sempat mewasiatkan mantan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Emil Salim untuk membenahi ekonomi Indonesia.

Emil mengisahkan, saat dirinya menjenguk Ali Wardhana yang dirawat di Rumah Sakit Medistra Jakarta, pria yang pernah mencetak rekor MURI sebagai Menkeu dengan jabatan paling lama ini berpesan lewat bahasa isyarat agar kondisi perekonomian Indonesia diatur.

‎"Dalam kunjungan saya waktu beliau sakit, tidak bisa ngomong betul. Tapi dalam cara minta supaya ekonomi diatur. Dalam keadaan sakit pun beliau masih memikirkan ekonomi tanah air kita. Beliau dengan bahasa tangannya ekonomi supaya atur," kisahnya di Rumah Duka Ali Wardhana, Patra Kuningan, Jakarta, Senin (14/9/2015).

Ali Wardhana diketahui masuk rumah sakit pada 21 Agustus 2015. Saat itu, Menkeu termuda ini dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) dan sudah tidak bisa berbicara normal lagi.

Namun, Emil mengaku terkejut sekaligus harus lantaran dengan kondisi yang sudah tidak sehat lagi, Ali Wardhana masih sempat memikirkan kondisi perekonomian Indonesia.

"‎Yang gawat itu ketika terakhir di ICU, kemudian enggak bisa ngomong lagi. Tapi kemudian keluar lagi, masuk kamar tapi kemudian terakhir masuk lagi saya lihat masih memikirkan ekonomi. Terharu lah kita. Saya kenal beliau kan gagah. Waktu di RS, ya susah lah membayangkan itu," tandasnya.

Baca: Mantan Menkeu Ali Wardhana Tutup Usia
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
2 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
3 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
3 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
3 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
4 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
4 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved