Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya

Senin, 06 Juli 2026 - 14:33 WIB
loading...
Duo Zou Bersaudara Asal...
Gelombang tren robot humanoid (robot menyerupai manusia) tidak hanya mengubah lanskap teknologi masa depan, tetapi juga sedang menciptakan deretan miliarder baru dalam waktu singkat. Foto/Dok UBTech
A A A
JAKARTA - Gelombang tren robot humanoid (robot menyerupai manusia) tidak hanya mengubah lanskap teknologi masa depan, tetapi juga sedang menciptakan deretan miliarder baru dalam waktu singkat. Kisah paling fenomenal datang dari dua bersaudara asal China , Zuo Yuyu (56) dan Zuo Jing (61).

Hanya dalam waktu satu tahun terakhir, kekayaan mereka meroket tajam hingga masing-masing mengantongi USD1 miliar (sekitar Rp17,9 triliun dengan kurs Rp17.942). Keberhasilan ini diraih berkat keputusan nekat mereka belasan tahun lalu, bertaruh pada komponen kecil yang kini menjadi kunci dari hidupnya robot-robot canggih di dunia.

Memulai Tanpa Cetak Biru: Meruntuhkan Monopoli Raksasa Jepang

Kesuksesan duo Zuo bersaudara ini tidak didapat secara instan. Lewat perusahaan mereka yang melantai di bursa saham Shanghai, Leaderdrive (Leader Harmonious Drive Systems), mereka kini menjadi penguasa pasar komponen robot terbesar di Negeri Tirai Bambu -julukan China-.

Leaderdrive berspesialisasi dalam membuat harmonic reducer, alias sendi mekanis robot. Komponen inilah yang memungkinkan robot bergerak luwes layaknya manusia. Baca Juga: Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!

Sang adik, Zuo Yuyu yang merupakan lulusan Fisika dari Nanjing University, mengenang betapa berdarah-darahnya masa awal pengembangan produk pada tahun 2003. Saat itu teknologi sendi robot dikuasai penuh oleh perusahaan-perusahaan Jepang.



"Teknologi intinya digenggam erat oleh perusahaan Jepang. Kami tidak punya cetak biru (blueprint) sama sekali, yang ada hanyalah proses uji coba (trial and error) yang tiada henti," ungkap Yuyu.

"Jika ada rahasia di balik kesuksesan kami, itu adalah kemampuan untuk bertahan dan keikhlasan untuk menginvestasikan waktu," paparnya.

Setelah hampir 8 tahun gagal dan mencoba kembali, produk pertama mereka baru resmi diluncurkan pada tahun 2011. Pada tahun 2014, sang kakak, Zuo Jing, yang awalnya bekerja mapan di kantor pajak pemerintah, memutuskan mundur demi bergabung dan membesarkan bisnis adiknya.

Jadi Rebutan Elon Musk hingga Nvidia, Laba Melesat

Keputusan bertahan itu kini terbayar kontan. Ketika dunia memasuki demam robot humanoid pada pertengahan 2020-an, saham Leaderdrive langsung terbang 40% dalam satu tahun terakhir karena permintaan yang meledak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Toyota Tegaskan AI dan...
Toyota Tegaskan AI dan Robot Tidak Akan Gantikan Manusia
Sikat Ganda Korea, Fajar/Fikri...
Sikat Ganda Korea, Fajar/Fikri Juara China Open 2026
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Rekomendasi
Kris Dayanti Borong...
Kris Dayanti Borong 2 Medali Emas di Kejuaraan Nasional Wushu
KONI Pusat Yakin Indonesia...
KONI Pusat Yakin Indonesia Cycling Mampu Berprestasi di Asian Games 2026
Toyota Tegaskan AI dan...
Toyota Tegaskan AI dan Robot Tidak Akan Gantikan Manusia
Berita Terkini
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved