Ini Jalur Gejolak Ekonomi Dunia Berimbas ke Indonesia

Selasa, 15 September 2015 - 18:38 WIB
Ini Jalur Gejolak Ekonomi...
Ini Jalur Gejolak Ekonomi Dunia Berimbas ke Indonesia
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan, ada jalur-jalur gejolak ekonomi dunia yang berimbas ke Indonesia. Jalur-jalur ini menyebabkan banyak negara saling bergantung negara lain.

"Ini sangat sulit untuk suatu negara mengisolasi dirinya dari ekonomi global baik positif atau negatif. Jalur pertama yang paling utama adalah dari segi pasar keuangan, di mana sentimen negatif dari pasar keuangan global langsung berpengaruh negatif pada harga saham kita dan persepsi negatif dari investor," jelasnya di Gedung DPR RI, Selasa (15/9/2015).

Kedua, lanjut dia, soal capital outflow yang besar. Pada 2011-2012 emerging market Indonesia tumbuh luar biasa. Ini karena capital flow larinya ke emerging market.

"Tapi hari-hari ini, capital flow seolah menghindar dari emerging market. Lebih banyak yang outflow dibanding yang inflow, sehingga otomatis kalau hal itu terjadi, bisa berdampak pada likuiditas dan suku bunga. Ujungnya kemarin pada nilai tukar kita yang tergerus," imbuh menkeu.

Kemudian, kata Bambang, transmisi melalui sektor rill, menjadi dampak paling terasa, apalagi China sedang tumbuh melemah dan demand global juga melemah.

Akibatnya, ekspor Indonesia turun. Belum lagi devaluasi yuan, dan membuat semua negara berlomba-lomba untuk mendevaluasi mata uangnya, dan ini mengakibatkan ekspor kita semakin berat.

"Kemudian, depresiasi rupiah, biaya impor bahan baku dan bangunan juga meningkat sehingga biaya produksi juga meningkat, jadi dari sisi cost meningkat. Persaingan barang juga sedang terjadi pertarungan yang sangat ketat karena pertarungan nilai mata uang di beberapa negara yang mengekspor barang yang kira-kira sama," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
3 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved