Pemerintah Harus Lakukan Ini Agar Kemiskinan Berkurang

Rabu, 16 September 2015 - 22:31 WIB
Pemerintah Harus Lakukan...
Pemerintah Harus Lakukan Ini Agar Kemiskinan Berkurang
A A A
JAKARTA - DPR menilai angka kemiskinan di Indonesia yang terus bertambah akibat dari pelemahan pertumbuhan ekonomi, sehingga menyebabkan penurunan daya beli masyarakat dan berujung meningkatnya jumlah masyarakat miskin di Tanah Air.

Anggota Komisi XI DPR RI Eki Awal Muharam me‎ngungkapkan, untuk mencegah agar penurunan pertumbuhan ekonomi serta jumlah masyarakat miskin terus bertambah, pemerintah harus fokus pada kebijakan yang mampu meningkatkan daya beli masyarakat.

"Misalnya, mempermudah akses masyarakat kepada sektor permodalan, atau meningkatkan belanja modal di daerah yang masih rendah," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Rabu (16/9/2015).

Selain itu, sambung Eki, pemerintah juga harus memiliki bantalan fiskal agar kemiskinan tidak semakin melebar. Contohnya, meningkatkan cakupan jumlah keluarga miskin serta tidak membuat kebijakan yang justru menambah kesengsaraan masyarakat.

"Contoh, jangan sampai ada kenaikan tarif listrik saat keadaan seperti ini. Itu enggak boleh. ‎Subsidi-subsidi terhadap beras miskin (raskin) dan pupuk itu justru harus ditingkatkan," imbuh dia.

Eki menambahkan, pemerintah harus mampu membangkitkan kembali kepercayaan pelaku pasar. Internal pemerintahan pun jangan membuat kegaduhan politik yang justru menyebabkan investor menciut.

"Jangan sampai ketidakpercayaan kepada pemerintah menjalar ke kalangan bawah. Karena kalau ketidakpercayaan membesar di kalangan bawah, akan terjadi masalah sosial. Jangan sampai terjadi seperti itu," pungkasnya.

Baca Juga:

Jumlah Penduduk Miskin RI Naik Jadi 28,59 Juta Orang

Orang Miskin Bertambah, DPR Sebut Pemerintah Gagal

Ini Komoditi Penyumbang Terbesar Kemiskinan Indonesia

Orang Miskin di Perkotaan Bertambah Jadi 10,65 Juta Orang
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
27 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
2 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
3 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
3 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved