Harga Elpiji 12 Kg Turun, Gas 3 Kg di Daerah Ini Justru Langka

Sabtu, 19 September 2015 - 03:27 WIB
Harga Elpiji 12 Kg Turun,...
Harga Elpiji 12 Kg Turun, Gas 3 Kg di Daerah Ini Justru Langka
A A A
PEKALONGAN - Turunnya harga elpiji ukuran 12 kilogram ternyata tidak banyak berpengaruh terhadap penjualan di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Masyarakat tetap lebih memilih elpiji ukuran 3 kilogram yang saat ini mengalami kelangkaan di sejumlah wilayah.

Salah seorang pengecer elpiji di Jalan Kurinci Kota Pekalongan, Hasanah, 60 mengatakan, permintaan elpiji 12 kilogram tidak mengalami kenaikan. "Sehari biasanya laku satu atau dua tabung saja elpiji 12 kg. Jadi sekarang saya tidak jual, karena enggak laku itu. Paling saya pakai sendiri," ujarnya, Jumat (18/9/2015).

Sebaliknya, elpiji ukuran 3 kilogram malah mengalami kelangkaan. Kalaupun ada, harganya naik dibanding harga di pasaran. "Elpiji yang ukuran 3 kg malah langka. Kalau ada, belinya juga sudah Rp19.000. Padahal, harga pasar Rp17.500," ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, pasokan tabung elpiji sering terlambat. Sehingga menambah kelangkaan. "Kelangkaan sudah terjadi sekitar setengah bulanan ini untuk tabung 3 kg. Kalau ada biasanya telat 1-2 hari, itu juga saya hanya dikirim separuh saja. Biasanya 20 tabung, sekarang hanya 10 tabung," ungkapnya.

Hal senada dikatakan pengecer lain, Agus Romi. Pengurangan pasokan yang diterimanya itu sudah terjadi sejak sekitar satu bulan yang lalu. "Pasokannya dikurangi separuh, biasanya 15 tabung, belakangan cuma dikirim 7 tabung. Tapi hari ini mulai dikirimi lagi," bebernya.

Kosongnya pasokan elpiji ukuran 3 kg juga terjadi di pangkalan LPG SPBU Medono. Menurut Abdul, kasir setempat, kekosongan itu sudah terjadi sekitar sepekan terakhir. "Dari depot/agen kalau ada ya dikirim, kalau tidak ya tidak dikirim. Ngirimnya tidak tentu juga. Harganya Rp15.500 untuk yang 3 kg," ujarnya.

Sementara elpiji 12 kg stoknya aman. Selain itu, harganya juga mengalami penurunan hingga sekitar Rp7.000. "Yang ukuran 12 kg harganya sekarang Rp138 ribu, sebelumnya Rp145 ribu," tandas Agus. (Baca: Harga Elpiji 12 Kg Turun Jadi Rp135.300 Per Tabung)
http://ekbis.sindonews.com/read/1045061/34/harga-elpiji-12-kg-turun-jadi-rp135-300-per-tabung-1442326873

(Baca juga: Harga Elpiji 12 Kg di Daerah Ini Hanya Rp133.400/Tabung)

http://ekbis.sindonews.com/read/1045310/34/harga-elpiji-12-kg-di-daerah-ini-hanya-rp133-400-tabung-1442376261
Harga Elpiji 12 Kg di Daerah Ini Hanya Rp133.400/Tabung

source: http://ekbis.sindonews.com/read/1045310/34/harga-elpiji-12-kg-di-daerah-ini-hanya-rp133-400-tabung-1442376261
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
21 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
43 menit yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
1 jam yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
1 jam yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
1 jam yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
1 jam yang lalu
Infografis
Tidak Selalu Menang,...
Tidak Selalu Menang, Israel Mengalami Kegagalan di 3 Perang Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved