Digempur USD, Rupiah Berakhir Terkapar
Senin, 21 September 2015 - 16:54 WIB
Digempur USD, Rupiah Berakhir Terkapar
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan awal pekan ini terkapar digempur kembali menguatnya dolar Amerika Serikat (USD) terhadap yen dan euro.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp14.486/USD. Posisi tersebut negatif 112 poin dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp14.374/USD.
Data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp14.476/USD, dengan kisaran harian Rp14.394-Rp14.552/USD. Posisi ini anjlok 98 poin dibanding dengan posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.378/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas juga berada pada level Rp14.533/USD. Posisi itu melemah 145 poin dibanding posisi penutupan kemarin di level Rp14.388/USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp14.451/USD, menguat 12 poin dari posisi sebelumnya di level Rp14.463/USD.
Adapun USD akhirnya berhasil pulih terhadap yen dan euro pada Senin karena investor menimbang jika bank sentral utama, seperti Bank Sentral Eropa dan Bank Sentral Jepang akan melakukan pelonggaran moneter setelah Federal Reserve menunda kenaikan suku bunga.
Dikutip dari Reuters, USD terhadap enam mata uang utama diperdagangkan pada 95,204, jauh di atas level rendah akhir pekan lalu di 94,063, terlemah sejak 26 Agustus 2015. USD menguat 0,1% terhadap yen ke 120,10 pulih dari posisi rendah Jumat lalu di 119,045.
Euro mendatar terhadap USD di 1,1300, jauh di bawah rekor Jumat 1,1460/USD, gagal untuk mendapatkan banyak dorongan dari hasil pemilu di Yunani. Baca:
Baca:
Proyeksi Rupiah Akhir Tahun versi Bank Mandiri
Rupiah Terkikis Siang Ini Meski USD Tertekan Yen
USD Pulih, Rupiah Dibuka Terkoreksi
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp14.486/USD. Posisi tersebut negatif 112 poin dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp14.374/USD.
Data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp14.476/USD, dengan kisaran harian Rp14.394-Rp14.552/USD. Posisi ini anjlok 98 poin dibanding dengan posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.378/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas juga berada pada level Rp14.533/USD. Posisi itu melemah 145 poin dibanding posisi penutupan kemarin di level Rp14.388/USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp14.451/USD, menguat 12 poin dari posisi sebelumnya di level Rp14.463/USD.
Adapun USD akhirnya berhasil pulih terhadap yen dan euro pada Senin karena investor menimbang jika bank sentral utama, seperti Bank Sentral Eropa dan Bank Sentral Jepang akan melakukan pelonggaran moneter setelah Federal Reserve menunda kenaikan suku bunga.
Dikutip dari Reuters, USD terhadap enam mata uang utama diperdagangkan pada 95,204, jauh di atas level rendah akhir pekan lalu di 94,063, terlemah sejak 26 Agustus 2015. USD menguat 0,1% terhadap yen ke 120,10 pulih dari posisi rendah Jumat lalu di 119,045.
Euro mendatar terhadap USD di 1,1300, jauh di bawah rekor Jumat 1,1460/USD, gagal untuk mendapatkan banyak dorongan dari hasil pemilu di Yunani. Baca:
Baca:
Proyeksi Rupiah Akhir Tahun versi Bank Mandiri
Rupiah Terkikis Siang Ini Meski USD Tertekan Yen
USD Pulih, Rupiah Dibuka Terkoreksi
(rna)