Pemerintah Tetap Optimistis Ekonomi 2015 Tumbuh 5%
Senin, 21 September 2015 - 22:36 WIB
Pemerintah Tetap Optimistis Ekonomi 2015 Tumbuh 5%
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro optimistis pertumbuhan ekonomi dalam negeri bisa menembus 5% tahun ini.
Dia mengakui bahwa angka ini meleset dari list APBN yang sebesar 5,7%. "Kami saat ini masih melihat potensi pertumbuhan ekonomi tahun ini untuk mencapai 4,9%-5% itu masih ada," katanya dalam rapat kerja dengan komisi XI DPR RI, Senin (21/9/2015).
Menurutnya, hal tersebut dikarenakan ada potensi dari belanja anggaran yang sampai pertengahan September 2015 sudah mencapai 60% dari total belanja pemerintah. Maka, sampai akhir tahun, pihaknya yakin bisa direalisasikan hingga posisi 95%.
"Belanja kita sudah berada di 60%. Namun, secara nominal, memang lebih besar daripada tahun lalu meski presentasenya lebih kecil," ujar dia.
Untuk tahun mendatang, lanjut Bambang, harus ada penghitungan lebih dalam soal kondisi ekonomi. "Tahun depan, IMF masih menaruh pertumbuhan ekonomi di angka 3,8% dibandingkan 3,4% tahun lalu, artinya masih ada rasa optimisme secara global. Jadi dengan demikian, kita bisa putuskan angka 5,5% masih bisa atau bisa menggunakan angka yang lebih rendah," pungkasnya.
Dia mengakui bahwa angka ini meleset dari list APBN yang sebesar 5,7%. "Kami saat ini masih melihat potensi pertumbuhan ekonomi tahun ini untuk mencapai 4,9%-5% itu masih ada," katanya dalam rapat kerja dengan komisi XI DPR RI, Senin (21/9/2015).
Menurutnya, hal tersebut dikarenakan ada potensi dari belanja anggaran yang sampai pertengahan September 2015 sudah mencapai 60% dari total belanja pemerintah. Maka, sampai akhir tahun, pihaknya yakin bisa direalisasikan hingga posisi 95%.
"Belanja kita sudah berada di 60%. Namun, secara nominal, memang lebih besar daripada tahun lalu meski presentasenya lebih kecil," ujar dia.
Untuk tahun mendatang, lanjut Bambang, harus ada penghitungan lebih dalam soal kondisi ekonomi. "Tahun depan, IMF masih menaruh pertumbuhan ekonomi di angka 3,8% dibandingkan 3,4% tahun lalu, artinya masih ada rasa optimisme secara global. Jadi dengan demikian, kita bisa putuskan angka 5,5% masih bisa atau bisa menggunakan angka yang lebih rendah," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :