Ekonomi Melambat, Industri Asuransi Jiwa Justru Meningkat

Selasa, 22 September 2015 - 12:31 WIB
Ekonomi Melambat, Industri...
Ekonomi Melambat, Industri Asuransi Jiwa Justru Meningkat
A A A
JAKARTA - Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) menyatakan perlambatan pertumbuhan ekonomi tidak berdampak pada industri asuransi jiwa di Indonesia.

Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu mengungkapkan, saat ini terjadi semacam kontradiksi, yakni pertumbuhan ekonomi melemah, namun premi asuransi jiwa justru meningkat.

"Menurut saya, belum tentu pertumbuhan premi asuransi jiwa itu berbanding lurus dengan pertumbuhan perekonomian karena dalam kondisi apapun, asuransi dibutuhkan oleh masyarakat, termasuk dalam kondisi perekonomian yang melambat seperti ini," kata Togar dalam jumpa persnya di Jakarta, Selasa (22/9/2015).

Dia mencontohkan, soal kesehatan dalam kondisi perekonomian tumbuh tinggi maupun melemah seperti saat ini, orang yang sakit perlu beroba, sehingga asuransi kesehatan tetap diperlukan.

Sosialisasi mengenai pentingnya berasuransi dan merencanakan keuangan ini menjadi kerja keras yang dilakukan secara bersama oleh regulator dan pelaku industri asuransi di bawah payung Dewan Asuransi Indonesia (DAI).

Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), jumlah tertanggung individu asuransi jiwa sampai kuartal II/2015 mencapai 16,6 juta, meningkat dibandingkan kuartal II/2014 sebanyak 11,3 juta orang.

Menurutnya, kenaikan signifikan ini menunjukkan bahwa asuransi jiwa sudah merupakan suatu kebutuhan bagi seseorang untuk perlindungan atau proteksi diri.

Data AAJI mengenai kinerja asuransi jiwa di semester I/2015 menunjukkan bahwa pertumbuhan total pendapatan premi asuransi jiwa mencapai 26,6%, meningkat dari Rp53,58 triliun di periode yang sama 2014 menjadi sebesar Rp67,8 triliun.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi...
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi Cara Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Proteksi Diri
Daftar Rumah Sakit di...
Daftar Rumah Sakit di Jakarta yang Tidak Menerima BPJS Kesehatan
OJK Harus Tingkatkan...
OJK Harus Tingkatkan Regulasi untuk Menangani Kasus Gagal Bayar Asuransi Jiwa
Meneropong Potensi Besar...
Meneropong Potensi Besar Pasar Penjualan Asuransi Kecelakaan
Apa Pentingnya Punya...
Apa Pentingnya Punya Asuransi Kendaraan Ketika Mudik Lebaran?
BRINS Hadirkan Greensurance,...
BRINS Hadirkan Greensurance, Inovasi Terbaru Asuransi Ramah Lingkungan
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
3 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
4 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
4 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
5 jam yang lalu
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved