Indeks Manufaktur China Jatuh ke Level Terendah 6,5 Tahun

Rabu, 23 September 2015 - 10:52 WIB
Indeks Manufaktur China...
Indeks Manufaktur China Jatuh ke Level Terendah 6,5 Tahun
A A A
SHANGHAI - Indeks manufaktur China jatuh ke level terendah dalam 6,5 tahun, menegaskan tantangan yang dihadapi industri manufaktur di tengah perlambatan ekonomi negara itu.

Indeks manajer pembelian awal dari Caixin Media dan Markit Economics berada di 47,0 pada September, di bawah perkiraan 47,5 dalam survei Bloomberg dan di bawah bulan sebelumnya pada 47,3. Aktivitas manufaktur China di bawah angka 50 atau mengalami kontraksi sejak Maret 2015.

Perdana Menteri China Li Keqiang mengatakan, target ekonomi tahun ini sekitar 7% ditantang oleh perlambatan manufaktur dan investasi properti di tengah membaiknya sektor jasa dan konsumsi.

Sementara Presiden China Xi Jinping meremehkan kekhawatiran tentang melemahnya pertumbuhan China dalam sebuah pidato di Seattle saat menuju perjalanan ke Amerika Serikat (AS).

"Data PMI yang melemah terutama tercermin dari permintaan eksternal yang lemah. Dengan China telah meluncurkan tindakan propertumbuhan dalam beberapa bulan terakhir, permintaan domestik China mungkin telah stabil," kata ekonom HSBC Holdings Plc Julia Wang, seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (23/9/2015).

Wang mengharapkan dukungan lebih dan pemangkasan 150 basis poin rasio cadangan wajib bank. Dia mengatakan, PMI Caixin mencakup perusahaan yang lebih banyak eksposur untuk ekspor, dan indikator dalam beberapa bulan mendatang mungkin menunjukkan bahwa perekonomian tidak seburuk data tersebut.

Berdasarkan survei, pesanan barang baru dan lapangan kerja semua menurun pada tingkat yang lebih cepat. Sementara itu, data resmi indeks manufaktur China jatuh ke angka terendah dalam tiga tahun pada bulan Agustus.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
29 menit yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
1 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
1 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
3 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
4 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
14 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved