Pasar Minyak Terbebani Lemahnya Data Jepang

Jum'at, 25 September 2015 - 09:57 WIB
Pasar Minyak Terbebani...
Pasar Minyak Terbebani Lemahnya Data Jepang
A A A
SINGAPURA - Pasar minyak pada awal perdagangan di Asia hari ini terbebani melemahnya data dari Jepang, ditambah kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi global.

Data pemerintah menunjukkan, harga inti konsumen Jepang turun 0,1% pada Agustus dari tahun sebelumnya, menandai penurunan tahunan pertama sejak April 2013. Indeks tersebut mencakup produk minyak tetapi tidak termasuk harga makanan segar.

Dikutip dari Reuters, HSBC memperingatkan untuk tidak terlalu fokus pada data China yang lemah, dengan alasan bahwa negara maju juga melambat.

Secara global, minyak Brent berjangka berada di USD48,13/barel pada pukul 08.49 WIB, turun empat sen dari penutupan terakhir mereka. Minyak West Texas Intermediate (WTI) berjangka sedikit menguat menjadi USD44,95/barel, naik 4 sen dari penutupan terakhir.

Harga minyak naik lebih dari 0,25% pada akhir Agustus setelah jumlah rig berkurang dan stok minyak mentah AS menurun terimbas pengetatan di pasar Amerika Utara.

Namun kelebihan pasokan global yang diperkirakan analis sebanyak 2,5 juta barel per hari (bph) sebagian besar karena produksi yang tinggi di tempat lain, misalnya di Rusia dan Timur Tengah, sementara permintaan melambat dan harga minyak telah jatuh kembali 10% sejak awal September.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
28 menit yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
59 menit yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
1 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
3 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
4 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
14 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved