USD Menguat Terus, Pasar Modal RI Kian Tergerus
Senin, 28 September 2015 - 16:38 WIB
USD Menguat Terus, Pasar Modal RI Kian Tergerus
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama PT MNC Securities Susy Meilina mengemukakan, semakin menguatnya nilai tukar dolar Amerika Serikat (USD) terhadap rupiah membuat pasar modal di Tanah Air kian tergerus.
"Kalau USD naik terus, pasar modal melemah terus. Ekonomi melemah, pasar modal kena imbasnya," ujarnya melalui pesan singkat kepada Sindonews di Jakarta, Senin (28/9/2015).
Menurut Susy, permasalahan semakin merosotnya nilai tukar mata uang Garuda tak hanya sebatas fundamental saja tapi juga kepercayaan pasar.
"Ini bukan masalah fundamental, kalau market tidak confident, siapa yang mau beli saham-saham yang IPO?" jelas dia.
Akibatnya, Susy menambahkan, wajar saja jika direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang baru merevisi target menggaet 22 emiten baru pada tahun ini dari revisi sebelumnya sebanyak 32 emiten.
"Ya wajar saja direksi BEI yang baru merevisi, yang buat target kan direksi lama," pungkasnya.
Baca:
IHSG Ditutup Merosot Dekati Level Terendah Dua Tahun
Rupiah Ambles, BEI Pangkas Lagi Target Emiten Baru Jadi 22
"Kalau USD naik terus, pasar modal melemah terus. Ekonomi melemah, pasar modal kena imbasnya," ujarnya melalui pesan singkat kepada Sindonews di Jakarta, Senin (28/9/2015).
Menurut Susy, permasalahan semakin merosotnya nilai tukar mata uang Garuda tak hanya sebatas fundamental saja tapi juga kepercayaan pasar.
"Ini bukan masalah fundamental, kalau market tidak confident, siapa yang mau beli saham-saham yang IPO?" jelas dia.
Akibatnya, Susy menambahkan, wajar saja jika direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang baru merevisi target menggaet 22 emiten baru pada tahun ini dari revisi sebelumnya sebanyak 32 emiten.
"Ya wajar saja direksi BEI yang baru merevisi, yang buat target kan direksi lama," pungkasnya.
Baca:
IHSG Ditutup Merosot Dekati Level Terendah Dua Tahun
Rupiah Ambles, BEI Pangkas Lagi Target Emiten Baru Jadi 22
(rna)
Lihat Juga :