Rupiah Berakhir Balik Arah Menguat

Senin, 28 September 2015 - 17:05 WIB
Rupiah Berakhir Balik...
Rupiah Berakhir Balik Arah Menguat
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari pertama pekan ini berakhir mampu balik arah menguat (rebound) ke bawah level Rp14.700/USD jelang rilis data tenaga kerja AS.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp14.674/USD. Posisi tersebut menguat 19 poin dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp14.693/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp14.686/USD. Posisi itu lebih baik 52 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.738/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp14.696/USD, terkoreksi 6 poin dari posisi sebelumnya di level Rp14.690/USD.

Sementara data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp14.745/USD, dengan kisaran harian Rp14.533-Rp14.808/USD. Namun posisi itu anjlok 52 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.693/USD.

Membaiknya posisi rupiah sore ini, kemungkinan karena ada intervensi dari Bank Indonesia. "Bank Indonesia dipastikan hadir di market untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang undervalue, dengan melakukan intervensi, sehingga dapat meredam pelemahan rupiah lebih dalam," kata dia, Senin (28/9/2015).

Adapun USD beringsut kembali ke level tertinggi lima pekan terhadap sejumlah mata uang utama pada Senin karena investor melihat data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) dan China sebagai petunjuk Federal Reserve menaikkan suku bunganya tahun ini.

Indeks USD mencapai level tertinggi sejak akhir Agustus pada hari Jumat setelah Gubernur Fed Janet Yellen memperkirakan akan mulai menaikkan suku bunga pada 2015, selama inflasi tetap stabil dan ekonomi AS cukup kuat untuk meningkatkan lapangan kerja.

Petunjuk pada apakah pasar kerja AS memang tumbuh dengan kuat akan dirilis pada akhir pekan ini. Data optimistis akan memperkuat harapan The Fed menaikkan suku bunga tahun ini.

"Yellen minggu lalu benar-benar menegaskan bahwa dia mengharapkan akan menaikkan suku bunga tahun ini," kata ahli strategi BNP Paribas Sam Lynton-Brown, seperti dikutip dari Reuters.

Indeks USD naik 0,2% pada Senin di 96,328, tak jauh dari posisi Jumat lalu di 96,70. Sementara euro turun 0,2% menjadi 1,1174/USD.

Baca:

USD Menguat Terus, Pasar Modal RI Kian Tergerus

Rupiah Siang Ini Masih Terbius Kekuatan USD

Makin Jeblok, Rupiah Dibuka Tembus Rp14.750/USD
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
10 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
10 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
11 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
11 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
11 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
11 jam yang lalu
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved