Emas Global Pertahankan Kenaikan, Emas Antam Melesat

Senin, 05 Oktober 2015 - 08:57 WIB
Emas Global Pertahankan...
Emas Global Pertahankan Kenaikan, Emas Antam Melesat
A A A
JAKARTA - Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini melesat Rp7.000/gram, sedangkan beli kembali (buyback) naik Rp3.000/gram. Sementara harga emas global mempertahankan kenaikan akibat lemahnya data tenaga kerja Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Senin (5/10/2015), harga jual emas Antam berada di Rp581.000/gram dari sebelumnya di Rp574.000/gram. Harga buyback emas menjadi Rp510.000/gram dari Rp507.000/USD.

Adapun, emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.122.000, dengan harga per gram Rp561.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.665.000 dengan harga Rp555.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.208.000 dengan harga per gram Rp552.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.760.000 dengan harga per gram Rp552.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.470.000, dengan harga per gram Rp547.000.

Harga emas 25 gram Rp13.600.000 dengan harga per gram Rp544.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp27.150.000, dengan harga per gram Rp543.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp54.250.000, dengan harga per gram Rp542.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp135.500.000, dengan harga per gram Rp542.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp270.800.000, dengan harga per gram Rp541.600.

Sementara emas global mempertahankan keuntungan dari lompatan harian terbesar dalam hampir sembilan bulan pada Senin karena lemahnya data pekerjaan Amerika Serikat (AS), sehingga meredakan kekhawatiran bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunganya tahun ini.

Dikutip dari Reuters, emas di pasar spot sedikit berubah menjadi USD1.137,45/ons. Logam ini telah naik 2,2% pada Jumat, yang merupakan kenaikan terbesar satu hari sejak 15 Januari 2015.

Data tenaga kerja AS yang dirilis Jumat waktu setempat menunjukkan data tenaga kerja hanya naik 142.000 pada bulan lalu, jauh di bawah perkiraan ekonom yang disurvei Reuters sebanyak 203.000 pekerja.

Emas, yang telah terbebani sepanjang tahun oleh ekspektasi bank sentral AS akan segera menaikkan suku bunga, reli karena jatuhnya USD. Namun, emas masih turun hampir 4% sepanjang tahun ini.

Perak juga telah reli sejalan dengan emas, dengan kenaikan 5,4% pada Jumat, kenaikan paling tajam sejak Desember 2014. Pada Senin, logam ini naik ke harga tertinggi dalam dua pekan di USD15,35.

Sementara platinum diperdagangkan naik 0,8% menjadi USD912, setelah terkoreksi mendekati level terendah dalam tujuh tahun terakhir pada sesi sebelumnya pada USD888. Sedangkan palladium naik menjadi USD705,72 pada hari ini, tertinggi sejak Juni didorong oleh harapan bahwa permintaan untuk mobil berbahan bakar bensin meningkat.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Dalam Jangka Menengah-Panjang...
Dalam Jangka Menengah-Panjang Kemilau Emas Diprediksi Meredup
Akhirnya, Si Kuning...
Akhirnya, Si Kuning Berkilau Lagi Hari Ini
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
44 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
59 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved