Ekonomi Melemah, HT: MEA Tak Untungkan Indonesia

Kamis, 08 Oktober 2015 - 10:57 WIB
Ekonomi Melemah, HT:...
Ekonomi Melemah, HT: MEA Tak Untungkan Indonesia
A A A
JAKARTA - CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) menilai Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan berlaku awal 2016 pada saat perekonomian Indonesia melemah menjadi sesuatu yang merugikan negara.

Menurutnya Indonesia akan menjadi pasar empuk bagi negara-negara ASEAN. "Di negara ASEAN, Indonesia berada 40% dari sisi penduduk maupun besaran ekonominya, menjadikan kita pasar paling gemuk dengan jumlah sekitar 250 juta penduduk Indonesia," kata HT saat menjadi pembicara dalam Forum Redaksi III MNC Group, Rabu (7/10/2015).

Menurutnya, masyarakat Indonesia punya andil untuk mengelola perekonomian negara, sangat disayangkan kalau mesti dibagi-bagi ke asing jika masyarakat Indonesia sendiri belum mapan. Dia mencontohkan open sky policy yang berarti penerbangan asing bisa terbang domestik.

Menjadi sebuah kekhawatiran jika seperti Singapore Airline, Thai Airways dapat melakukan penerbangan dosmetik, sedangkan maskapai Indonesia yang dibuka hanya penerbangan antar Jakarta, Surabaya, Denpasar, Medan, Makassar yang 90% hampir didominasi oleh jalur penerbangan domestik. "Kasihan Garuda dan Lion yang tidak bisa secara optimal memanfaatkan penerbangan lokal," jelasnya.

Indonesia harus berani menjaga kepentingan nasional, karena, jika dilihat subtansi daripada MEA secara spesifik sangat tidak menguntungkan republik ini. MEA menjadi alat atau sistem agar asing dapat masuk ke Indonesia.

"Kondisi di luar negeri itu tidak sebebas seperti Indonesia, Amerika saja tidak sebebas Indonesia. Rupert Murdoch itu warga negara Australia untuk punya media di Amerika, terpaksa harus ganti warga kewarganegaraan menjadi warga negara Amerika, karena tidak boleh orang asing punya media karena akan mempengaruhi opini publik," jelas HT.

Regulasi yang ada di Indonesia mesti harus ditata ulang. Kalau saya lihat secara pembangunan kita harus punya memiliki pondasi yang mengutamakan kepentingan nasional. (Teddy Febrianto)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaet Mea Shahira, Eka...
Gaet Mea Shahira, Eka Winky Project Lahirkan Karya Baru
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan Keberlanjutan Kunci Pencapaian Target Cetak Biru MEA 2025
Subholding Gas Pertamina,...
Subholding Gas Pertamina, MEA dan WLI Baku Gandeng Penuhi Kebutuhan Listrik 30 MW
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
10 menit yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved