Ini Ramalan BI Soal Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III

Kamis, 15 Oktober 2015 - 21:26 WIB
Ini Ramalan BI Soal...
Ini Ramalan BI Soal Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara meramal pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III akan membaik dari kuartal sebelumnya.

Hal ini, kata Tirta, didorong oleh belanja modal pemerintah walaupun di sisi aktivitas swasta masih berjalan melambat.

"Pertumbuhan ekonomi terutama didukung oleh akselerasi investasi pemerintah, sejalan dengan meningkatnya realisasi belanja modal pemerintah. Hal itu tercermin dari meningkatnya belanja modal dan meningkatnya proyek-proyek pemerintah yang telah memasuki tahap konstruksi," katanya di Gedung BI, Kamis (15/10/2015).

Kegiatan investasi yang meningkat juga dikonfirmasi oleh kenaikan penjualan semen dan perbaikan penjualan alat berat untuk konstruksi. Sementara, investasi swasta masih relatif terbatas, namun diperkirakan akan meningkat seiring rangkaian paket kebijakan pemerintah, termasuk berbagai deregulasi yang mendukung iklim investasi.

"Di sisi lain, indikator konsumsi seperti penjualan eceran dan tingkat keyakinan konsumen, meskipun masih melemah namun mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan seperti meningkatnya penjualan kendaran bermotor," tutur dia.

Sejalan dengan itu, perbaikan ekspor diperkirakan akan berlangsung secara gradual seiring pertumbuhan ekonomi dunia yang belum secepat perkiraan semula. Jadi secara keseluruhan tahun, pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada pada kisaran 4,7%-5,1% pada 2015.

"Konsistensi pemerintah dalam mendorong reformasi struktural melalui berbagai paket kebijakan ekonomi dan realisasi proyek-proyek infrastruktur diperkirakan akan mendorong perekonomian semakin baik," pungkas Tirta.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
34 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
47 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved