Perekonomian China Kuartal III Tumbuh Lampaui Perkiraan

Senin, 19 Oktober 2015 - 09:56 WIB
Perekonomian China Kuartal...
Perekonomian China Kuartal III Tumbuh Lampaui Perkiraan
A A A
BEIJING - Perekonomian China tumbuh lebih cepat dari perkiraan ekonom pada kuartal III tahun ini didukung sektor jasa.

Biro Statistik Nasional China menyatakan, produk domestik bruto (PDB) China naik 6,9% dalam tiga bulan hingga September dari tahun sebelumnya. Angka ini mengalahkan perkiraan ekonom sebesar 6,8%.

Namun, ini adalah pertumbuhan ekonomi kuartalan paling lambat sejak tiga bulan pertama 2009. Ketahanan ekonomi didukung kuatnya sektor jasa dan konsumsi, mengimbangi melemahnya data di bidang manufaktur dan ekspor.

Pemerintah telah memangkas suku bunga lima kali sejak November dan meningkatkan belanja infrastruktur dalam beberapa bulan terakhir untuk menjaga pertumbuhan tidak tergelincir terlalu jauh di bawah target tahun ini sekitar 7%.

"Sektor jasa tumbuh jauh lebih cepat daripada sektor manufaktur. Ini yang kita sebut ekonomi dua kecepatan, perlambatan manufaktur adalah masalah yang lebih besar bagi perekonomian China dalam waktu dekat," kata Kepala Ekonom di JPMorgan Zhu Haibin, seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (19/10/2015).

Produksi manufaktur pada September naik 5,7% dari tahun sebelumnya, dibandingkan dengan estimasi ekonom sebesar 6%. Penjualan retail meningkat 10,9%, dibandingkan perkiraan dengan kenaikan 10,8%.

Investasi aset tetap naik 10,3% dalam sembilan bulan pertama dari periode yang sama tahun lalu, dibandingkan dengan proyeksi kenaikan 10,8%. Itu laju paling lambat sejak tahun 2000.

Laju pertumbuhan di sektor jasa tumbuh 8,4% pada kuartal III, sementara industri sekunder, yang meliputi manufaktur melemah ke 6%.

Sentimen China memberi imbas kepada dunia lebih dari sebelumnya, seiirng dengan Gubernur Federal Reserve Janet Yellen yang menunda menaikkan suku bunga pada bulan lalu karena khawatir terhadap ekonomi China. Data Bank Dunia menyebutkan, China menyumbang 13,3% dari PDB global tahun lalu.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
5 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
6 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
6 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
6 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved