OJK: Freeport Bakal Diawasi Banyak Pihak Jika IPO

Senin, 19 Oktober 2015 - 12:45 WIB
OJK: Freeport Bakal...
OJK: Freeport Bakal Diawasi Banyak Pihak Jika IPO
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengemukakan, PT Freeport Indonesia akan diawasi banyak pihak jika merealisasikan rencananya untuk mencatatkan saham perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida menjelaskan, jika sudah melantai di BEI, Freeport akan menjadi perusahaan terbuka yang akan terus dipantau.

"Dengan menjadi public company, mereka akan menyadari diawasi banyak pihak, baik dipantau oleh pemerintah dan OJK agar lebih baik," ujarnya di Jakarta, Senin (19/10/2015).

Nurhaida menyampaikan, dilihat dari manfaatnya, pelepasan sebagian saham (divestasi) Freeport di pasar modal akan meningkatkan kapitalisasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Kendati demikian, dia belum bisa menyebutkan berapa besar peningkatan tersebut. Pasalnya, jumlah saham yang akan dilepas oleh perusahaan tambang raksasa asal Amerika Serikat ini belum jelas.

"Kita tidak tahu akan menambah kapitalisasi pasar berapa besar karena belum pasti berapa saham yang dilepas. Ini tidak boleh asal menghitung. Kita belum bertemu dengan Freeport," pungkasnya.

Baca:

OJK Khawatir Saham Divestasi Freeport Dikuasai Asing

Freeport IPO, Rakyat Tak Dapat Untung
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bos OJK Minta Dukungan...
Bos OJK Minta Dukungan Perusahaan Keuangan Global Pulihkan Ekonomi Indonesia
Di Peringatan 45 Tahun...
Di Peringatan 45 Tahun Diaktifkan Kembali Pasar Modal Indonesia, OJK Dorong Jaga Stabilitas Pasar Modal
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Duh, OJK Sebut Tingkat...
Duh, OJK Sebut Tingkat Inklusi Literasi Sektor Asuransi di Indonesia Memprihatinkan
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
7 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
8 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
8 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
8 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
8 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
8 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved