Bos OJK Minta Dukungan Perusahaan Keuangan Global Pulihkan Ekonomi Indonesia

Selasa, 28 Juli 2020 - 16:37 WIB
loading...
Bos OJK Minta Dukungan...
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, memberikan keynote speech dalam Emerging Indonesia Financial Services Dialogue 2020 yang dihadiri oleh 80 investor eksekutif dan direksi dari perusahaan global asal Inggris, UE dan AS. Fo
A A A
LONDON - Tahun ini forum Emerging Indonesia Financial Services Dialoque 2020 yang diselenggarakan oleh Global Indonesia Professionals’ Association (GIPA) dan menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini berhasil meyakinkan kalangan investor atas stabilitas sistem keuangan komplit dengan update terkini tentang paket stimulus keluaran OJK pada masa pandemi Covid-19 sejak bulan Maret yang lalu.

(Baca Juga: Bantuan OJK ke Pemerintah Soal Titip Uang Negara ke Himbara hingga BPD )

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dr. Wimboh Santoso, memberikan keynote speech dalam Emerging Indonesia Financial Services Dialogue 2020 yang dihadiri oleh 80 investor eksekutif dan direksi dari perusahaan global asal Inggris, Eropa (UE) dan Amerika Serikat (AS).

Forum ini dibuka oleh Steven Marcelino selaku Chairman GIPA yang menyampaikan apresiasi atas preswift response OJK dalam pengeluaran berbagai paket kebijakan yang disambut positif oleh perusahaan asing di perbankan, asuransi, dan juga pasar modal.

“Hari ini kita bisa mendengar langsung ajakan dari Ketua OJK agar perusahaan keuangan asing bisa turut berperan dalam pemulihan ekonomi di Indonesia” ungkap Steven yang menjabat sebagai Direktur Pasar Modal di Accenture London.

Forum ini di dukung oleh International Capital Market Association (ICMA), London Stock Exchange Group (LSEG), Prudential, Accenture, YIPA UK, Amcham, BritCham dan EuroCham Indonesia dalam keterangan persnya di Selasa (28/7/2020).

(Baca Juga: OJK Bareng BI dan Pemerintah Siap Hadir Hadapi Pandemi )

Sementara itu, Wimboh Santoso dalam pidatonya mengawali dengan paparan dampak pamdemi Covid-19 pada makroekonomi global dan domestik. Pandemic Covid-19 telah menekan cukup signifikan pertumbuhan ekonomi global dengan menciptakan supply dan demand shocks di berbagai sektor, bahkan berbagai lembaga memprediksikan terjadinya resesi global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Rekomendasi
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
World Allergy Week 2026,...
World Allergy Week 2026, Dorong Anak Aktif dan Cerdas Sejak Dini
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Berita Terkini
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Hijaukan Kaltim! Aksi...
Hijaukan Kaltim! Aksi Nyata Pegadaian Tanam 2.000 Pohon Demi Masa Depan
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved