Minyak Mentah AS Naik Sedikit Didukung Harga Bensin

Jum'at, 23 Oktober 2015 - 09:48 WIB
Minyak Mentah AS Naik...
Minyak Mentah AS Naik Sedikit Didukung Harga Bensin
A A A
NEW YORK - Minyak mentah Amerika Serikat (AS) ditutup naik sedikit pada Kamis waktu setempat, setelah harga bensin reli dan grafik teknis menunjukkan rebound harga.

Pedagang minyak mengatakan, menguatnya dolar AS (USD) dalam dua pekan juga mengurangi beberapa potensi naiknya harga minyak mentah, bahkan melonjaknya harga saham di Wall Street memberi dukungan.

Minyak mentah AS untuk pengiriman Desember ditutup naik 18 sen menjadi USD45,38/barel, setelah sempat berbalik negatif. Ini memukul koreksi selama tiga pekan di 44,86 pada hari Rabu.

Sementara minyak Brent untuk pengiriman Desember naik 11 sen menjadi USD48,10/barel. Minyak ini berakhir turun 86 sen atau 1,8% pada Rabu, setelah mencapai USD47,50, terendah sejak awal Oktober.

"Kekuatan dalam produk (bensin yang hampir naik 3%) sangat membantu minyak mentah," kata broker di Energi Likuiditas New York Pete Donovan, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (23/10/2015).

Harga bensin reli karena pedagang melakukan evaluasi kembali data pemerintah AS pada Rabu, yang menunjukkan penurunan persediaan bensin sebanyak 1,5 juta barel pada pekan lalu, dibandingkan dengan perkiraan penurunan 858.000 barel.

Analis City Index Fawad Razaqzada menambahkan, pembeli teknis juga kembali ke pasar.

"Kami berada di daerah yang ideal untuk tren bulls (naik) untuk masuk setelah retracement dari posisi terendah," ujar dia, mengutip mundurnya minyak Brent sejak 15 September di bawah USD46.

Beberapa pedagang tetap pesimistis terhadap prospek harga minyak, meskipun stok pada pekan lalu tercatat sebanyak 8 juta barel, lebih dari dua kali lipat perkiraan analis dalam jajak pendapat Reuters.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
3 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
4 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
4 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved