Emas AS Ambruk, Harga Emas Antam Ikut Memburuk

Kamis, 29 Oktober 2015 - 09:39 WIB
Emas AS Ambruk, Harga...
Emas AS Ambruk, Harga Emas Antam Ikut Memburuk
A A A
JAKARTA - Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini turun Rp1.000/gram, sedangkan beli kembali (buyback) susut Rp2.000/gram, mengikuti harga emas Amerika Serikat (AS) yang ambruk.

Dilansir dari situs Logammulia, Kamis (29/10/2015), harga jual emas Antam menjadi Rp558.000/gram dari sebelumnya Rp559.000/gram. Sementara harga buyback emas Antam menjadi Rp502.000/gram dari sebelumnya Rp504.000/gram.

Adapun, emas ukuran 2 gram dibanderol Rp1.076.000, dengan harga per gram Rp538.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.596.000 dengan harga Rp532.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.116.000 dengan harga per gram Rp529.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.645.000 dengan harga per gram Rp529.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.240.000, dengan harga per gram Rp524.000.

Harga emas 25 gram Rp13.025.000 dengan harga per gram Rp521.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp26.000.000, dengan harga per gram Rp520.000. Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp51.950.000, dengan harga per gram Rp519.500.

Harga emas 250 gram mencapai Rp129.750.000, dengan harga per gram Rp519.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp259.300.000, dengan harga per gram Rp518.600.

Sementara harga emas global mendekati level terendah dalam dua pekan terakhir setelah Federal Reserve (The Fed) mengisyaratkan menaikkan suku bunga pada Desember mendatang, memperkuat dolar AS (USD) dan mengurangi daya tarik emas.

Dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,3% menjadi USD1.158.66/ons, setelah terkoreksi 1% pada sesi sebelumnya. Logam telah jatuh ke USD1.152, terendah sejak 13 Oktober pada Rabu. Sementara emas berjangka AS turun 1,5% pada Kamis.

The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah pada hari Rabu tapimembuka peluang untuk menaikkannya pada Desember 2015. (Baca: The Fed Pertahankan Suku Bunga Tidak Berubah)

Adapun kepemilikan emas di SPDR Gold Trust turun 0,17% menjadi 694,34 ton pada Rabu. Investor sekarang akan memantau data AS, termasuk produk domestik bruto (PDB) untuk mengukur kekuatan ekonomi dan pengaruhnya terhadap Kebijakan moneter Fed.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Dalam Jangka Menengah-Panjang...
Dalam Jangka Menengah-Panjang Kemilau Emas Diprediksi Meredup
Akhirnya, Si Kuning...
Akhirnya, Si Kuning Berkilau Lagi Hari Ini
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
31 menit yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
1 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
1 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
1 jam yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved