Harga Minyak Mendidih Setelah The Fed Tahan Suku Bunga
Kamis, 29 Oktober 2015 - 09:54 WIB
Harga Minyak Mendidih Setelah The Fed Tahan Suku Bunga
A
A
A
TOKYO - Harga minyak mentah berjangka mendidih pada Kamis di awal perdagangan Asia setelah Federal Reserve Amerika Serikat (The Fed) mempertahankan suku bunga tidak berubah dan laporan mingguan pemerintah tentang stok minyak menunjukkan kenaikan di atas perkiraan.
Dikutip dari Reuters, hinyak AS dan patokan minyak dunia sedikit berubah, setelah melonjak pada Rabu pascalaporan pemerintah mengenai meningkatnya stok.
Minyak mentah AS turun 7 sen menjadi USD45,87/bare, setelah naik lebih dari 6% pada Rabu. Sementara minyak brent turun 15 sen menjadi USD48,90/barel, setelah naik hampir 5% pada sesi sebelumnya.
Data Administrasi Informasi Energi menunjukkan, stok minyak mentah AS naik pekan lalu, sementara stok bensin dan minyak distilat turun lebih dari yang diharapkan.
Stok minyak naik sesuai dengan perkiraan pedagang tapi penumpukan kurang dari kenaikan sebanyak 4,1 juta barel yang dilaporkan oleh kelompok industri, American Petroleum Institute, sehari sebelumnya.
Stok minyak di pengiriman hub Cushing, Oklahoma untuk minyak berjangka AS turun 785.000 barel, memberikan nada bullish laporan tersebut. Stok Bensin dan distilat persediaan juga turun lebih dari yang diharapkan.
Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tidak berubah pada hari Rabu dan membuka peluang untuk menaikkans uku bunga pada akhir tahun ini. (Baca: The Fed Pertahankan Suku Bunga Tidak Berubah)
Dikutip dari Reuters, hinyak AS dan patokan minyak dunia sedikit berubah, setelah melonjak pada Rabu pascalaporan pemerintah mengenai meningkatnya stok.
Minyak mentah AS turun 7 sen menjadi USD45,87/bare, setelah naik lebih dari 6% pada Rabu. Sementara minyak brent turun 15 sen menjadi USD48,90/barel, setelah naik hampir 5% pada sesi sebelumnya.
Data Administrasi Informasi Energi menunjukkan, stok minyak mentah AS naik pekan lalu, sementara stok bensin dan minyak distilat turun lebih dari yang diharapkan.
Stok minyak naik sesuai dengan perkiraan pedagang tapi penumpukan kurang dari kenaikan sebanyak 4,1 juta barel yang dilaporkan oleh kelompok industri, American Petroleum Institute, sehari sebelumnya.
Stok minyak di pengiriman hub Cushing, Oklahoma untuk minyak berjangka AS turun 785.000 barel, memberikan nada bullish laporan tersebut. Stok Bensin dan distilat persediaan juga turun lebih dari yang diharapkan.
Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tidak berubah pada hari Rabu dan membuka peluang untuk menaikkans uku bunga pada akhir tahun ini. (Baca: The Fed Pertahankan Suku Bunga Tidak Berubah)
(rna)
Lihat Juga :