Susi Sejak Awal Ingin Sejahterakan Pembudidaya Ikan
Jum'at, 30 Oktober 2015 - 11:07 WIB
Susi Sejak Awal Ingin Sejahterakan Pembudidaya Ikan
A
A
A
JAKARTA - Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Slamet Soebjakto punya kesan tersendiri terhadap bosnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara paparan Kinerja Satu Tahun KKP (Oktober 2014-Oktober 2015) di bawah kepemimpinan Susi.
Sejak awal menjabat, Slamet mengaku telah mendapat mandat dari mantan Bos Susi Air ini untuk dapat menyejahterakan masyarakat pembudidaya ikan.
Menurutnya, kata-kata tersebut selalu terngiang olehnya dan akhirnya menjadi salah satu program dalam Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP.
"Pada saat pertama Ibu menteri menjabat, saya ingat sekali semua orang kumpul. Satu hal yang terngiang dan jadi program adalah kata-kata beliau, tolong pak dirjen, masyarakat pembudidaya harus sejahtera," katanya di Gedung Mina Bahari 3 KKP, Jakarta, Jumat (30/10/2015).
Slamet menuturkan, kunci utama untuk menyejahterakan kesejahteraan nelayan pembudidaya, Susi meminta agar mereka dapat memperoleh margin yang tinggi, salah satunya dari pakan ikan.
"Memang pakan ini merupakan satu input produksi yang menempatkan posisi biaya paling tinggi. Sehingga saat itu saya mencoba membuat pakan mandiri ini menjadi gerakan pakan ikan mandiri," tandas dia.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara paparan Kinerja Satu Tahun KKP (Oktober 2014-Oktober 2015) di bawah kepemimpinan Susi.
Sejak awal menjabat, Slamet mengaku telah mendapat mandat dari mantan Bos Susi Air ini untuk dapat menyejahterakan masyarakat pembudidaya ikan.
Menurutnya, kata-kata tersebut selalu terngiang olehnya dan akhirnya menjadi salah satu program dalam Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP.
"Pada saat pertama Ibu menteri menjabat, saya ingat sekali semua orang kumpul. Satu hal yang terngiang dan jadi program adalah kata-kata beliau, tolong pak dirjen, masyarakat pembudidaya harus sejahtera," katanya di Gedung Mina Bahari 3 KKP, Jakarta, Jumat (30/10/2015).
Slamet menuturkan, kunci utama untuk menyejahterakan kesejahteraan nelayan pembudidaya, Susi meminta agar mereka dapat memperoleh margin yang tinggi, salah satunya dari pakan ikan.
"Memang pakan ini merupakan satu input produksi yang menempatkan posisi biaya paling tinggi. Sehingga saat itu saya mencoba membuat pakan mandiri ini menjadi gerakan pakan ikan mandiri," tandas dia.
(izz)
Lihat Juga :