UMK Ketinggian Dinilai Bikin Investor Kabur

Sabtu, 31 Oktober 2015 - 21:29 WIB
UMK Ketinggian Dinilai...
UMK Ketinggian Dinilai Bikin Investor Kabur
A A A
DEPOK - Desakan kaum buruh untuk meminta kenaikan upah minimum kota (UMK) menuai kritik. Para buruh juga mendesak agar pemerintah membatalkan Rencana Peraturan Pemerintah (RPPS) soal penetapan upah menggunakan kebutuhan hidup layak (KHL), namun nantinya dihitung berdasarkan angka inflasi.

Ketua Komisi D DPRD Kota Depok, Lahmudin Abdullah mengungkapkan, UMK harus seimbang antara pekerja dan dunia usaha yang membuka lapangan pekerjaan.

"Kalau masyarakat berharap UMK tinggi, pada akhirnya tidak ada yang mau pelaku usaha datang ke Depok. Investor bisa kabur. Jadi harus diukur dengan baik, kebutuhan masyarakat seperti apa," ujarnya, Sabtu (31/10/2015).

Menurutnya, UMK tidak harus tinggi namun yang terpenting dapat memberi kemakmuran bagi para pekerja. Jika pekerja menuntut upah tinggi namun tidak ada sektor atau pengusaha yang mau berinvestasi, maka akan sulit.

"Ayolah kita bekerja sama. UMK Depok yang saat ini Rp2,7 juta lebih itu harus dipenuhi karena sudah menjadi keputusan dan regulasi, ya itu harus diterapkan. Ada perusahaan yang memang masuk dalam kategori bukan harus membayar sesuai UMK, ya tidak apa-apa. Toh masyarakat mau juga kerja di sana, ukurannya seperti itu," jelas dia.

Lahmudin menambahkan, menciptakan keharmonisan antara pemilik perusahaan dan tenaga kerja harus diutamakan. Saat ini UMK Kota Depok sebesar Rp2.732.000.

"Sekarang ada perusahaan, ada masyarakat yang mau bekerja mereka digaji di bawah UMK tapi bertahan, masa kita suruh berhenti. Jadi memang harus balance karena saling membutuhkan," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
35 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
59 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
1 jam yang lalu
Infografis
Penampakan Jet Tempur...
Penampakan Jet Tempur 3 Mesin Tanpa Ekor Milik China Bikin Heboh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved