Empat Kementerian Ini Diminta Segera Lakukan Lelang

Selasa, 03 November 2015 - 00:35 WIB
Empat Kementerian Ini...
Empat Kementerian Ini Diminta Segera Lakukan Lelang
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, terdapat empat kementerian yang diminta segera melakukan lelang proyek lebih cepat, pasca Undang-undang (UU) Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016 diketok pekan lalu.

Pasalnya, empat kementerian ini memiliki banyak proyek infrastruktur yang harus segera direalisasikan.
"Karena mereka punya banyak proyek infrastruktur, yaitu Kemenpupera, Kemenhub, Kementan, dan Kementerian ESDM. Mereka diminta segera melakukan lelang," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/11/2015).

Dia mengatakan, Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) diperkirakan akan selesai pada bulan depan. Sehingga, jika DIPA telah selesai dan lelang telah dilakukan, maka kementerian tersebut dapat segera melakukan kontrak dengan pihak ketiga.

"Setelah lelang dilakukan dan DIPA selesai, maka segera lakukan kontrak antara pemerintah dengan pihak ketiga yang akan menjadi pelaksana dari proyek infrastruktur tersebut," imbuhnya.

Setelah itu, lanjut Bambang, pada awal tahun depan atau sekitar Januari 2016 termin pembayaran pertama serta konstruksi proyek akan bisa segera dilakukan.

"Dengan demikian, kita berharap penyerapan 2016 akan lebih baik. Tidak hanya di timing, tapi juga dari segi besaran yang bisa diserap. Karena sekarang akan banyak proyek yang sudah bisa mulai per Januari," harapnya.

Belajar dari pengalaman di masa lalu, bahwa kebanyakan proyek baru dimulai Maret hingga Mei, penyerapan anggaran pun menjadi tersendat.

"Nah mudah-mudahan dengan UU APBN 2016 disetujui DPR, di mana kita juga bisa segera melakukan upaya mencari pembiayaan, maka Januari kita bisa segera mendorong adanya proyek," pungkas Bambang.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
APBN per November 2024...
APBN per November 2024 Tekor Rp401,8 triliun
APBN Februari 2025 Defisit...
APBN Februari 2025 Defisit 0,13 Persen atau Rp31,2 Triliun
APBN Defisit Rp104,2...
APBN Defisit Rp104,2 Triliun per Maret 2025
APBN Kuartal I 2025...
APBN Kuartal I 2025 Tetap Terjaga
Simak! Kinerja APBN...
Simak! Kinerja APBN Mei 2022
Kinerja APBN 2021 Dinilai...
Kinerja APBN 2021 Dinilai Cukup Positif, Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Dulu Diperebutkan hingga...
Dulu Diperebutkan hingga Rp1,6 Juta per Barel, Kini Minyak Dunia Malah Mencari Pembeli
26 menit yang lalu
Menutup Kesenjangan...
Menutup Kesenjangan Komunikasi Talenta Indonesia untuk Genjot Kinerja Bisnis di Era AI
39 menit yang lalu
Nasib 2.374 Pekerja...
Nasib 2.374 Pekerja Freeport Menggantung Sembilan Tahun, Said Iqbal Lapor Menaker
1 jam yang lalu
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
2 jam yang lalu
Rachmat Gobel Meninggal...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Menaker: Figur Teladan dalam Mengelola Perusahaan
2 jam yang lalu
Jasa Marga Dukung Implementasi...
Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
2 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved