Aspek: Apa Salah jika Buruh Punya Motor Ninja!

Selasa, 03 November 2015 - 18:26 WIB
Aspek: Apa Salah jika...
Aspek: Apa Salah jika Buruh Punya Motor Ninja!
A A A
JAKARTA - Buruh yang tergabung dalam Asosiasi Pekerja (Aspek) Indonesia mengklaim tidak ada yang salah jika mereka memiliki motor keluaran teranyar seperti Kawasaki Ninja, masih menuntut kenaikan upah layak.

Sekretaris Jenderal Aspek Indonesia ‎Sabda Pranawa Jati menuturkan, persoalan upah bukan hanya menjadi isu untuk kelompok buruh paling kecil, namun juga untuk pekerja lain yang memang telah mapan. (Baca: Buruh Minta UMP DKI di Atas Rp4 Juta/Bulan).

"Kemudian apakah yang sudah punya gaji besar, yang sudah mau beli Ninja (Kawasaki Ninja) tidak boleh membantu menyuarakan soal upah. Jadi jangan gitu mikirnya, seolah sudah punya motor Ninja masih nuntut upah," katanya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa (3/11/2015).

Menurutnya, para pekerja yang berada di sektor mapan tetap memiliki kepentingan agar upah minimum provinsi (UMP) dapat naik. Pasalnya, jika UMP naik maka otomatis upah pekerja lainnya juga naik.

"‎Kita enggak hanya bicara upah buruh yang dalam artian buruh pabrik doang. Begitu mereka naik UMP-nya, otomatis yang mapan-mapan itu juga naik. Karena dia disundul kan. Jadi jangan kemudian dipelintir seolah-seolah buruh punya motor Ninja dan terlalu berlebihan untuk nuntut upah macam-macam," tegas dia.

Sabda menegaskan, persoalan upah adalah isu nasional dan bukan cuma isu pekerja di sektor tertentu. "‎Jadi kalau dia punya motor Ninja, punya mobil, itu enggak ada yang salah‎," tandasnya.

Baca Juga:

Buruh Tolak UMP DKI Rp3,1 Juta/Bulan

Dewan Pengupah Ketok UMP DKI 2016 Rp3,1 Juta

Pengusaha Wanita: UMP Rp3,1 Juta Sangat Memberatkan UMKM
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Danantara Janji Ajak...
Danantara Janji Ajak Diskusi Pengusaha Tentukan Acuan Harga Komoditas yang Dibeli PT DSI
1 jam yang lalu
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
2 jam yang lalu
Harga Avtur Domestik...
Harga Avtur Domestik Turun hingga 10 Persen Mulai 1 Juni 2026, Kabar Baik buat Industri Penerbangan
2 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Turbo...
Harga BBM Pertamax Turbo Naik per 1 Juni 2026, Dexlite dan Dex Turun
3 jam yang lalu
Hasilkan Riset Berkelanjutan,...
Hasilkan Riset Berkelanjutan, Kayla Raih Pendanaan Global Youth Action Fund
13 jam yang lalu
Potensi Tambahan Penerimaan...
Potensi Tambahan Penerimaan Negara dari DSI Masih Dihitung, Purbaya: Belum Ketemu Angkanya
13 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved