Emas Global Stabil, Harga Buyback Emas Antam Merosot

Rabu, 04 November 2015 - 09:31 WIB
Emas Global Stabil,...
Emas Global Stabil, Harga Buyback Emas Antam Merosot
A A A
JAKARTA - Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini turun lagi Rp1.000/gram dan beli kembali (buyback) merosot Rp8.000/gram, di tengah stabilnya harga emas global.

Dilansir dari situs Logammulia, Rabu (4/11/2015), harga jual emas Antam menjadi Rp550.000 dari sebelumnya Rp551.000/gram. Sementara buyback emas Antam menjadi Rp487.000/gram dari sebelumnya Rp495.000/gram.

Adapun, emas ukuran 2 gram dibanderol Rp1.060.000, dengan harga per gram Rp530.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.572.000 dengan harga Rp524.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.084.000 dengan harga per gram Rp521.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.605.000 dengan harga per gram Rp521.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.160.000, dengan harga per gram Rp516.000.

Harga emas 25 gram Rp12.825.000 dengan harga per gram Rp513.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp25.600.000, dengan harga per gram Rp512.000. Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp51.150.000, dengan harga per gram Rp511.500.

Harga emas 250 gram mencapai Rp127.750.000, dengan harga per gram Rp511.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp255.300.000, dengan harga per gram Rp510.600.

Sementara emas global stabil pada Rabu setelah lima hari menurun, tapi masih terus merana mendekati level terendah dalam empat pekan, terluka oleh kekhawatiran kenaikan suku bunga Amerika Serikat (Fed rate) pada tahun ini dan arus keluar investor.

Dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,4% menjadi USD1.121,30/ons pagi ini, setelah meluncur lebih dari 4% dalam lima sesi terakhir. Logam mulia telah merosot ke USD1.114,10 pada Selasa, terendah sejak 2 Oktober 2015.

Emas Amerika Serikat (AS) juga merosot ke posisi terendah satu bulan ke USD1.113,60. Emas telah berada di bawah tekanan sejak Federal Reserve mengisyaratkan kenaikan suku bunga pada Desember, membalikkan ekspektasi pasar sebelumnya bahwa kenaikan suku bunga kali pertama dalam hampir satu dekade dilakukan pada tahun depan, di tengah kekhawatiran pertumbuhan global.

Adapun kepemilikan emas di SPDR Glod Trust jatuh 0,43% menjadi 686,30 ton pada Selasa, terendah dalam lima pekan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Dalam Jangka Menengah-Panjang...
Dalam Jangka Menengah-Panjang Kemilau Emas Diprediksi Meredup
Akhirnya, Si Kuning...
Akhirnya, Si Kuning Berkilau Lagi Hari Ini
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
17 menit yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
45 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
1 jam yang lalu
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
1 jam yang lalu
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
2 jam yang lalu
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
11 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved