USD Naik Tipis Terhadap Yen, Rupiah Masih Bergigi

Selasa, 10 November 2015 - 16:45 WIB
USD Naik Tipis Terhadap...
USD Naik Tipis Terhadap Yen, Rupiah Masih Bergigi
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah berakhir terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup masih bergigi, di tengah naik tipisnya USD terhadap yen dan euro.

Rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.619/USD. Posisi itu positif 25 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.644/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.619/USD, menguat 70 poin dari posisi kemarin di level Rp13.687/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.608/USD, dengan kisaran harian Rp13.556-Rp13.696/USD. Posisi tersebut terapresiasi 42 poin dibanding posisi kemarin di Rp13.650/USD.

Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.625/USD. Posisi ini membaik 38 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.663/USD.

Sementara USD naik tipis menuju rekor tujuh bulan terhadap sekeranjang mata uang utama pada Selasa, didukung oleh melebarnya imbal hasil obligasi, di tengah ekspektasi Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada bulan depan.

Indeks USD naik 0,1% menjadi 99,072, bergerak kembali menuju rekor akhir pekan ini pada 99,345. Terhadap yen, USD berada di 123,35, naik 0,2% atau menjauh dari level tertinggi 2,5 bulan pada 123,60.

Euro terhadap USD diperdagangkan pada 1,0750, tidak jauh dari posisi terendah tujuh bulan pada Jumat lalu di 1,07045, setelah kehilangan 2,3% sepanjang bulan ini.

Analis mengatakan, melebarnya imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun dan obligasi Jerman sebanyak 167 basis poin, kemungkinan untuk mendukung USD dan menjaga euro defensif.

"Jika selisih obligasi naik di atas 170 basis poin, kita bisa melihat euro akan lebih rapuh. Sampai tetap di bawah 1,0820/USD, jalur paling resistensi bagi euro menuju downside," kata Kepala Strategi Mata Uang di CIBC World Markets Jeremy Stretch, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (10/11/2015).

Baca:

Rupiah Siang Ini Berjaya, Tekanan IHSG Mereda

USD Konsolidasi, Rupiah Dibuka Terapresiasi
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
7 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
7 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
7 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
8 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
8 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved