BI Rate Dinilai Tak Penting bagi Pelaku Usaha

Rabu, 25 November 2015 - 15:13 WIB
BI Rate Dinilai Tak...
BI Rate Dinilai Tak Penting bagi Pelaku Usaha
A A A
JAKARTA - Mantan Staf Khusus (Stafsus) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bidang Ekonomi Firmanzah menilai, naik atau turunnya tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) tidak terlalu penting bagi pelaku usaha.

Menurutnya, yang lebih dipikirkan dunia usaha adalah adanya kepastian usaha dan untuk membuat proyeksi ke depan. Pasalnya, yang dihadapi saat ini adalah risiko ketidakpastian, baik dari internal maupun eksternal. (Baca: Diminta JK Turunkan BI Rate, Ini Jawaban Agus Marto).

"Dari pelaku usaha enggak penting mau naik atau turun. Yang penting pasti untuk bikin proyeksi ke depan. Yang kita hadapi sekarang ini adalah risiko ketidakpastian," katanya di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (25/11/2015). (Baca: JK: BI dan Pemerintah Harus Saling Koreksi).

Firmanzah menuturkan, tugas utama otoritas di pemerintahan baik fiskal maupun moneter adalah memberikan penyangga (buffer) bagi para pelaku usaha menjalankan kegiatannya.

"Kalau ekonomi penuh ketidakpastian setelah The Fed naik, menurut saya pemerintah dan otoritas lain harus berikan comfort zone ke pelaku usaha. Tidak justru tambah membuat kebingungan," pungkas dia.

Baca Juga:

JK Singgung Independensi BI

JK dan BI Gaduh Bikin Ekonomi RI Makin Tidak Pasti

Penurunan BI Rate Bukan Solusi Dongkrak Ekonomi RI
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
Berita Terkini
Industri Keramik Tertekan,...
Industri Keramik Tertekan, Concord Industry Minta Harga Gas Lebih Kompetitif
8 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
57 menit yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
1 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
6 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved