Sudirman: Cengkeraman Mafia Migas Bikin RI Bergantung Impor

Jum'at, 27 November 2015 - 13:27 WIB
Sudirman: Cengkeraman...
Sudirman: Cengkeraman Mafia Migas Bikin RI Bergantung Impor
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman ‎Said mengungkapkan, keberadaan pemburu rente alias mafia dalam kegiatan operasional minyak dan gas (migas) di Tanah Air, membuat Indonesia selalu bergantung impor.

Menurutnya, para pemburu rente tersebut selalu menghalangi langkah pemerintah untuk memperbesar kemampuan pengolahan minyak dan pembangunan kilang minyak di dalam negeri. ‎Akhirnya, keputusan tersebut menjadi tertunda dan tidak ada kejelasan.

"‎Ini sebetulnya keputusan mudah. Kalau mau bereskan supply ya perbanyak kemampuan pengolahan. Tapi karena cengkeraman pemburu rente untuk bergantung impor, keputusan itu jadi tertunda," katanya di Gedung Ditjen Kelistrikan, Jakarta, Jumat (27/11/2015).

Dia mencontohkan, ‎kilang minyak Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) yang berlokasi di Tuban, Jawa Timur selama delapan tahun tidak ada kejelasan operasi. Kilang tersebut selalu dibicarakan namun tidak pernah diputuskan untuk dioperasikan.

"‎Selama delapan tahun lamanya TPPI dijadikan bola-bola, dibicarakan tapi tidak pernah diputuskan," imbuh Sudirman.

Mantan Bos PT Pindad (Persero) ini pun sesumbar pada akhirnya pengoperasian kilang tersebut terealisasi pada pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, keputusan mengoperasikan kembali kilang di Tuban hanya butuh empat hingga lima kali sidang kabinet.

"Alhamdulillah ‎pemerintahan ini hanya butuh 4-5 kali rapat sidkab, dan rapat di menko. Dan di kantor Wapres akhirnya diputuskan, Oktober akhirnya sudah beroperasi dibawah kendali Pertamina," tutur dia.

Menurutnya, hal ini bisa terjadi lantaran ketulusan niat pimimpin negara dalam hal ini Presiden Jokowi serta kekompakan tim dalam sektor energi.

"‎Saya tidak bosan ingatkan, bahwa ini semua terjadi karena ketulusan pemimpin negara, keteguhan pemimpin sektor, dan kekompakan tim di sektor ini. Ini proyek pertama yang diresmikan," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
3 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
3 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
5 jam yang lalu
Infografis
15 Lagu Nasional Terbaik...
15 Lagu Nasional Terbaik untuk HUT Ke-80 RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved