Tarif Listrik Naik, UMKM Menjerit

Selasa, 01 Desember 2015 - 17:19 WIB
Tarif Listrik Naik,...
Tarif Listrik Naik, UMKM Menjerit
A A A
JAKARTA - Tidak dapat dipungkiri, kenaikan tarif listrik untuk pelanggan 1.300 VA dan 2.200 VA bakal membebani nasib para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

"Memang bakal terpukul, karena mereka banyak menggunakan listrik 1.300 VA," ujar Ketua Komite UKM bidang Industri Makanan dan Minuman Kadin Indonesia, Thomas Darmawan, Selasa (1/12/2015).

Sekecil apapun kenaikan tarif listrik, terang dia, tetap berpengaruh terhadap UMKM. Bukan tidak mungkin mereka akan menghitung ulang harga jual barang dagangannya.

Seperti mereka yang menjual air isi ulang, garmen, laundry bukan tidak mungkin menyesuaikan harga, jika biaya yang mereka keluarkan naik.

Bahkan, pabrik es juga menaikkan harga jual, jika tarif listrik naik. Kenaikan harga es ini berdampak terhadap harga produk makanan lainnya, terutama yang memakai storage atau pendingin.

Harga ikan dan daging bakal naik lagi. Buntutnya produk makanan yang berbahan baku ikan dan daging bisa naik, seperti bakso dan sebagainya.

Thomas khawatir produksi bakso ikan dan daging dari Malaysia bakal semakin menyerbu pasar dalam negeri.

Harga bakso ikan dan daging dari Malaysia dalam setahun ini naik 239,6%, karena harga jualnya lebih murah dibanding produk lokal.

Mahalnya harga bakso lokal, karena tingginya harga ikan dan daging. Ditambah tarif listrik naik, harga bakso lokal bakal semakin mahal.

Di Malaysia, harganya bisa murah, karena pemerintah memberi subsidi listrik dan BBM kepada para pelaku usaha, termasuk para UMKM. "Di Indonesia justru sebaliknya, subsidi malah dicabut," ucap Thomas, yang juga ketua Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I).

Dia menambahkan pencabutan subsidi ini dimaksudkan agar masyarakat dan pelaku usaha menghemat listrik. Tapi untuk kegiatan ekonomi, pemerintah seharusnya memberi kompensasi, termasuk buat para UMKM. "Ini seharusnya dipikirkan juga oleh pemerintah, jangan main pukul rata," pungkas Thomas.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diskon Tarif Listrik...
Diskon Tarif Listrik Sebabkan Deflasi Januari 2025
Jawaban Bahlil Soal...
Jawaban Bahlil Soal Kemungkinan Diskon Tarif Listrik di 2026
Penyesuaian Tarif Listrik...
Penyesuaian Tarif Listrik bagi Golongan Mampu Berlaku Juli Mendatang
Resmi, Ini Rincian Tarif...
Resmi, Ini Rincian Tarif Listrik Terbaru per Oktober-Desember 2024
10 Negara dengan Tarif...
10 Negara dengan Tarif Listrik Termahal di Dunia
Kabar Baik, Tarif Listrik...
Kabar Baik, Tarif Listrik Tidak Naik Sampai Akhir Tahun 2025
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
24 menit yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
32 menit yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
58 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
1 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
1 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved