Emas Global Naik Tipis, Harga Emas Antam Stabil

Rabu, 02 Desember 2015 - 08:42 WIB
Emas Global Naik Tipis,...
Emas Global Naik Tipis, Harga Emas Antam Stabil
A A A
JAKARTA - Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini stagnan, setelah kemarin naik. Sementara, harga beli kembali (buyback) emas Antam naik Rp1.000/gram di tengah naiknya harga emas global terhadap USD.

Dilansir dari situs Logammulia, Rabu (2/12/2015), harga jual emas Antam stabil seharga Rp547.000/gram dan buyback emas Antam naik menjadi Rp474.000/gram dari sebelumnya Rp473.000/gram.

Adapun, emas ukuran 2 gram dibanderol Rp1.054.000, dengan harga per gram Rp527.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.563.000 dengan harga Rp521.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.072.000 dengan harga per gram Rp518.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.590.000 dengan harga per gram Rp518.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.130.000, dengan harga per gram Rp513.000.

Harga emas 25 gram Rp12.750.000 dengan harga per gram Rp510.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp25.450.000, dengan harga per gram Rp509.000. Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp50.850.000, dengan harga per gram Rp508.500.

Harga emas 250 gram mencapai Rp127.000.000, dengan harga per gram Rp508.000, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp253.800.000, dengan harga per gram Rp507.600.

Sementara, seperti dikutip dari Reuters, harga emas global pada hari ini naik didukung oleh short covering setelah dolar Amerika Serikat (USD0 dan dana manfaktur AS sedikit menurunh.

Harga emas di pasar spot naik tipis atau 0,1% menjadi USD1.070,60 per ons pada pukul 00.36 GMT, setelah naik sekitar 1% dalam dua sesi terakhir.

Manufaktur AS mengalami kontraksi pada November untuk pertama kalinya dalam tiga tahun, membuat USD mengalami pelemahan dari posisi sebelumnya.

Sementara, harga emas bullion jatuh pada bulan lalu mendekati level terendah dalam enam tahun, karena investor percaya bahwa tingkat yang lebih tinggi dapat melemahkan permintaan nonbunga untuk membayar bullion.

Di sisi lain, Federal Reserve secara luas diperkirakan kana menaikkan suku bunga AS bulan ini untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Negara-Negara Penghasil...
Negara-Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Naik Rp3.000, Harga...
Naik Rp3.000, Harga Emas Nangkring di Level Rp932.000 per Gram
Awal Pekan Harga Si...
Awal Pekan Harga Si Kuning Mager dari Level Rp929.000 per Gram
Harga Emas Masih Bertengger...
Harga Emas Masih Bertengger di Rp932 Ribu per Gram
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
2 jam yang lalu
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
2 jam yang lalu
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
2 jam yang lalu
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
3 jam yang lalu
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
3 jam yang lalu
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved