Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:21 WIB
loading...
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Model ini tidak berarti mengambil seluruh dana CSR perusahaan dan menjadikannya sebagai pajak baru. Sebaliknya, perusahaan tetap memiliki ruang menjalankan program CSR secara mandiri. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Anggota DPRD Kabupaten Karimun, Kepri dari Fraksi PKB Nurhidayat mengungkapkan bahwa Indonesia sedang memasuki fase baru pembangunan nasional . Dia menambahkan, setelah puluhan tahun berfokus pada pembangunan fisik, infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi, kini perhatian bangsa diarahkan pada pembangunan manusia sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045 .

"Di tengah semangat tersebut, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadir sebagai salah satu kebijakan paling ambisius dalam sejarah Republik Indonesia. Program ini tidak sekadar berbicara mengenai makanan yang diberikan kepada anak-anak sekolah atau kelompok rentan, melainkan tentang investasi jangka panjang dalam membangun generasi sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing global," katanya, Selasa (23/6/2026).

Dia menuturkan, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kualitas gizi memiliki korelasi langsung dengan tingkat kecerdasan, kesehatan, produktivitas kerja, serta kemampuan ekonomi suatu bangsa. Dikatakannya, negara-negara maju yang saat ini menjadi kekuatan ekonomi dunia pada umumnya memulai pembangunan manusia melalui intervensi gizi sejak usia dini.

Baca Juga: Bergerak Menuju Pembiayaan Berkelanjutan bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Karena itu, kata dia, program MBG sesungguhnya bukan program konsumtif sebagaimana dipersepsikan sebagian kalangan. Dia menilai program tersebut merupakan investasi strategis negara dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia.

"Namun di balik gagasan besar tersebut, terdapat satu pertanyaan mendasar yang hingga kini masih menjadi perdebatan publik: Dari mana sumber pembiayaan jangka panjang Program Makan Bergizi Gratis? Pertanyaan tersebut sangat relevan mengingat kebutuhan anggaran MBG diperkirakan mencapai ratusan triliun rupiah setiap tahun apabila dilaksanakan secara penuh di seluruh Indonesia," ungkapnya.



Dia mengatakan, apabila seluruh pembiayaan dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), maka terdapat risiko tekanan fiskal yang cukup besar di masa mendatang. Menurut dia, negara harus tetap membiayai pendidikan, kesehatan, pertahanan, infrastruktur, subsidi energi, perlindungan sosial, hingga pembangunan daerah.

Dalam kondisi demikian, kata dia, diperlukan terobosan pembiayaan yang inovatif, berkelanjutan, dan tidak semata-mata bertumpu pada APBN. "Di sinilah gagasan optimalisasi Dana Corporate Social Responsibility ( CSR ) nasional melalui holding investasi strategis negara, Danantara, menjadi menarik untuk dikaji," ujar Dewan Pakar Kebijakan Publik Pusat Kajian Ilmu Hukum (PKIH) Kabupaten Karimun ini.

Dia mengungkapkan selama ini banyak pihak masih memandang CSR sebagai bentuk bantuan sosial sukarela atau kegiatan seremonial perusahaan yang diwujudkan dalam bentuk pembagian sembako, bantuan rumah ibadah, santunan anak yatim, atau kegiatan sosial lainnya.

"Pandangan tersebut sesungguhnya sudah tidak lagi relevan dengan perkembangan tata kelola korporasi modern," katanya.

Di tingkat global, sambung dia, CSR telah berevolusi menjadi bagian dari konsep Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menjadi standar utama keberlanjutan perusahaan. Dikatakannya, perusahaan tidak lagi dinilai hanya dari besarnya keuntungan yang diperoleh, tetapi juga dari kontribusinya terhadap masyarakat dan lingkungan.

Dia menambahkan, dalam perspektif modern, perusahaan bukan sekadar entitas ekonomi, melainkan warga negara korporatif (corporate citizenship) yang memiliki tanggung jawab sosial terhadap pembangunan bangsa. "Konsep inilah yang melahirkan paradigma baru bahwa pembangunan nasional bukan hanya tugas pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara negara, dunia usaha, dan masyarakat," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Lippoland Raih Top CSR...
Lippoland Raih Top CSR Awards 2026, Perkuat Komitmen Implementasi ESG
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Rekomendasi
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved