JK Tegaskan Dirjen Pajak Mundur Bukan Dipecat
Rabu, 02 Desember 2015 - 11:24 WIB
JK Tegaskan Dirjen Pajak Mundur Bukan Dipecat
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla (JK) menegaskan, mundurnya Sigit Priadi Pramudito sebagai Dirjen Pajak Kemenkeu bukan karena dipecat atau diminta mundur oleh pemerintah. Namun, murni inisiatif dan keinginan yang bersangkutan.
Dugaan adanya desakan agar orang nomor satu di Ditjen Pajak ini mengundurkan diri muncul lantaran keputusan Sigit untuk mengundurkan diri sangat mengejutkan dan terkesan tiba-tiba. Terlebih, alasan pengunduran diri tersebut lantaran penerimaan pajak tahun ini meleset dari target sebesar Rp1.244,7 triliun.
"Ini kan namanya mengundurkan diri, bukan diminta mundur," tegas JK usai menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Realestat Indonesia (REI) di The Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Rabu (2/12/2015).
Dia menghargai sportivitas‎ dan kejujuran dari Sigit untuk mengundurkan diri. Meski, tidak tercapainya target pajak tahun ini bukan karena masalah ketidakmampuan namun lebih kepada masalah ekonomi yang saat ini terjadi di Tanah Air.
"Kita menghargai, walaupun tidak tercapai tapi tidak hanya karena masalah ketidakmampuan, tapi karena masalah ekonomi di dunia dan Indonesia. Tapi yang penting saya menghargai kejujuran dan suportifitas dirjen pajak," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Dirjen Pajak yang baru menjabat satu tahun, Sigit Priadi Pramudito mengundurkan diri.
Surat pengunduran diri disampaikan Sigit kepada Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. Atas pengunduran dirinya tersebut, mulai hari ini Sigit tidak lagi menjabat sebagai Dirjen Pajak.
Baca Juga:
Dirjen Pajak Sigit Pramudito Mengundurkan Diri
Mundur dari Dirjen Pajak, Sigit Punya Mental Berani
Dugaan adanya desakan agar orang nomor satu di Ditjen Pajak ini mengundurkan diri muncul lantaran keputusan Sigit untuk mengundurkan diri sangat mengejutkan dan terkesan tiba-tiba. Terlebih, alasan pengunduran diri tersebut lantaran penerimaan pajak tahun ini meleset dari target sebesar Rp1.244,7 triliun.
"Ini kan namanya mengundurkan diri, bukan diminta mundur," tegas JK usai menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Realestat Indonesia (REI) di The Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Rabu (2/12/2015).
Dia menghargai sportivitas‎ dan kejujuran dari Sigit untuk mengundurkan diri. Meski, tidak tercapainya target pajak tahun ini bukan karena masalah ketidakmampuan namun lebih kepada masalah ekonomi yang saat ini terjadi di Tanah Air.
"Kita menghargai, walaupun tidak tercapai tapi tidak hanya karena masalah ketidakmampuan, tapi karena masalah ekonomi di dunia dan Indonesia. Tapi yang penting saya menghargai kejujuran dan suportifitas dirjen pajak," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Dirjen Pajak yang baru menjabat satu tahun, Sigit Priadi Pramudito mengundurkan diri.
Surat pengunduran diri disampaikan Sigit kepada Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. Atas pengunduran dirinya tersebut, mulai hari ini Sigit tidak lagi menjabat sebagai Dirjen Pajak.
Baca Juga:
Dirjen Pajak Sigit Pramudito Mengundurkan Diri
Mundur dari Dirjen Pajak, Sigit Punya Mental Berani
(izz)
Lihat Juga :