Duduk Bareng Bos Freeport, Dirut BEI Kagumi Tambang Grasberg
Kamis, 03 Desember 2015 - 11:11 WIB
Duduk Bareng Bos Freeport, Dirut BEI Kagumi Tambang Grasberg
A
A
A
JAKARTA - Dirketur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengagumi tambang Grasberg yang dikelola PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua karena luasnya hingga 600 meter persegi.
Tito menjelaskan, tambang yang dikelola perusahaan tambang raksasa asal Negeri Paman Sam ini juga memiliki keindahan.
"Tambangnya hampir 2.000 meter di bawah tanah. Ada Masjid sebelahan dengan Gereja, bagus banget," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (3/12/2015).
Dia berkunjung ke lokasi tambang tersebut pada Minggu kemarin selama tiga hari dengan menggunakan pesawat terbang.
"Kesana Minggu malam naik Airbus ke Timika, Papua. Rabu pagi pulang, saya cerita sedikit, terus terang kagum juga karena produk tambang yang diambil dari sana dibawa lagi masuk ke kapal, jaraknya 150 kilo meter dari laut," kata Tito.
Sebelum masuk ke pabrik pengolahan dan pemurnian di Gresik, lanjut Tito, ada tiga proses yang dilalui, sehingga tidak dibawa langsung ke Amerika Serikat menggunakan kapal laut.
"Ada tiga proses sebelum masuk ke smelter di Gresik. Pembicaraan lanjutan ada nanti, saya sih mau diundang makan," pungkasnya.
Baca: Ini Isi Pembicaraan Dirut BEI dan Bos Freeport di Papua
Tito menjelaskan, tambang yang dikelola perusahaan tambang raksasa asal Negeri Paman Sam ini juga memiliki keindahan.
"Tambangnya hampir 2.000 meter di bawah tanah. Ada Masjid sebelahan dengan Gereja, bagus banget," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (3/12/2015).
Dia berkunjung ke lokasi tambang tersebut pada Minggu kemarin selama tiga hari dengan menggunakan pesawat terbang.
"Kesana Minggu malam naik Airbus ke Timika, Papua. Rabu pagi pulang, saya cerita sedikit, terus terang kagum juga karena produk tambang yang diambil dari sana dibawa lagi masuk ke kapal, jaraknya 150 kilo meter dari laut," kata Tito.
Sebelum masuk ke pabrik pengolahan dan pemurnian di Gresik, lanjut Tito, ada tiga proses yang dilalui, sehingga tidak dibawa langsung ke Amerika Serikat menggunakan kapal laut.
"Ada tiga proses sebelum masuk ke smelter di Gresik. Pembicaraan lanjutan ada nanti, saya sih mau diundang makan," pungkasnya.
Baca: Ini Isi Pembicaraan Dirut BEI dan Bos Freeport di Papua
(izz)
Lihat Juga :