Industri Ini Diusulkan Dapat Keringanan Pajak

Kamis, 03 Desember 2015 - 14:14 WIB
Industri Ini Diusulkan...
Industri Ini Diusulkan Dapat Keringanan Pajak
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengusulkan agar industri tekstil dan sepatu diberi insentif tax allowance, serta keringanan Pajak Penghasilan (PPh) 21 sebesar 50%.

‎Hal itu untuk mendorong kemajuan sektor tersebut, yang sempat terkikis lantaran pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat.

Kepala BKPM Franky Sibarani menuturkan, subsidi pajak tersebut diusulkan untuk industri garmen dan sepatu di Jawa dan dengan nilai investasi minimal Rp50 miliar.

"Ya diusulkan bahwa pemerintah memberikan keringanan pembayaran PPh 21 dengan syarat investasi minimal Rp50 miliar," katanya di Kantor BKPM, Jakarta, Kamis (3/12/2015).

Selain itu, sambung dia, syarat lain yang harus dipenuhi untuk mendapatkan keringanan tersebut adalah mempekerjakan tenaga kerja minimal 5.000 orang, serta memiliki persentase ekspor sebesar 50%.

"Perusahaan tersebut juga wajib memiliki list BPJS dan gaji serta dengan waktu lima tahun," tandasnya. (Baca: 24.509 Pekerja Tekstil dan Sepatu Terancam PHK).

Sebagai gambaran, nilai ekspor industri tekstil 2014 adalah USD5,56 miliar, industri sepatu USD2,99 milliar. Sedangkan pertumbuhan industri tekstil semester I/2015 meningkat signifikan sebesar 613% dibanding semester I/2014, atau Rp759 milliar.

Sementara, industri sepatu pada semester I/2015 meningkat 58% dibanding semester yang sama tahun lalu, atau mencapai Rp3,88 trilliun.

Dari sisi investasi selama periode Januari-September 2015, sektor tekstil dan sepatu mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp11,55 triliun yang terdiri dari sektor tekstil sebesar Rp9,8 triliun meningkat 148% dari periode sama tahun sebelumnya.

Sektor sepatu/alas kaki dengan nilai Rp1,6 triliun atau turun 35% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sektor tekstil dan sepatu menyerap 106.103 tenaga kerja efektif atau 6,2 kali dari daya serap sektor lainnya setara dengan penyerapan 17.124 tenaga kerja Indonesia per Rp1 triliun investasi di sektor tersebut.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diproduksi di Solo,...
Diproduksi di Solo, GSP Siap Pasok Kain American Drill ke Pasar Domestik dan Global
Kolaborasi dengan MC...
Kolaborasi dengan MC Texstyle, Vira Tandia: Memudahkan Pelanggan Mendapat Bahan Kain Berkualitas
Ini Alasan Industri...
Ini Alasan Industri Benang Jahit Tetap Kokoh di Tengah Pandemi
Plt Wali Kota Dorong...
Plt Wali Kota Dorong Daya Saing Industri TPT ke Tingkat Ekspor
Pentingnya Bisnis Berkelanjutan...
Pentingnya Bisnis Berkelanjutan dalam Transformasi Industri Tekstil Pasca Pandemi
Masa Suram Industri...
Masa Suram Industri Tekstil, 45.000 Karyawan Dirumahkan
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
8 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
8 jam yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
9 jam yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
9 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
9 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
10 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved