Mantan Dirjen Pajak Sigit Cetak Rekor Shortfall Terbesar

Kamis, 03 Desember 2015 - 17:57 WIB
Mantan Dirjen Pajak...
Mantan Dirjen Pajak Sigit Cetak Rekor Shortfall Terbesar
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier menilai bahwa Sigit Priadi Pramudito yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Kementerian Keuangan, telah mencetak rekor terbesar dalam sejarah kekurangan penerimaan pajak dari target penerimaan (shortfall) pajak di Indonesia.

(Baca Juga: Gantikan Sigit, Ken: Agar Ditjen Pajak Tak Dianggap Mati)

Pemerintah memperkirakan shortfall pajak tahun ini membengkak menjadi sekitar Rp160 triliun. Kekurangan pajak ini membengkak dari perkiraan sebelumnya yakni sebesar Rp120 triliun dari target Rp1.294,25 triliun dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015.

"Dia tidak mencapai target (penerimaan pajak), mungkin dalam sejarah ini shortfall-nya yang terbesar. Ini pertama kalinya kekurangannya begitu besar," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (3/12/2015).‎

Menurutnya, selain karena target penerimaan pajak yang dicanangkan pemerintah terlampau besar, tidak tercapainya target pajak juga lantaran Dirjen Pajak Sigit Pramudito kurang memiliki terobosan untuk menggenjot penerimaan pajak.

"‎Di satu pihak targetnya memang ketinggian. Tapi juga kurang ada terobosan yang diambil. Karena masa iya penerimaannya di bawah tahun lalu. Itu agak aneh. Jadi ketinggian, tapi penerimaan di bawah tahun sebelumnya baru terjadi," tutur dia.

Kendati demikian, Fuad mengaku mengapresiasi langkah Sigit untuk mengundurkan diri dari tampuk kepemimpinan tersebut. Pengunduran diri tersebut merupakan bentuk tanggung jawab serta konsekuensi yang harus ditanggung Dirjen Pajak.

"Jadi saya apresiasi pengunduran dirinya, namanya orang itu tahu tanggung jawab dan tahu malu. Keteladanan bagi pejabat yang lain, yang umumnya juga bermasalah tapi masih ndableg," pungkasnya.

Seperti diketahui, Sigit Priadi Pramudito baru-baru ini mengejutkan publik dengan keputusannya mengundurkan diri dari kursi orang nomor satu di Direktorat Pajak Kemenkeu. Alasan pengunduran dirinya pun lantaran tidak mampu memenuhi target penerimaan pajak yang dicanangkan pemerintah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Raup Pajak Rp4,63 Triliun,...
Raup Pajak Rp4,63 Triliun, DJP Terus Jaring Pelaku Usaha Digital
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
44 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
54 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Irak vs...
Head to Head Irak vs Indonesia, Skuad Garuda Dihantui Rekor Buruk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved