Rupiah Menguat, IHSG Siang Ini Masih Tenggelam
Jum'at, 04 Desember 2015 - 12:03 WIB
Rupiah Menguat, IHSG Siang Ini Masih Tenggelam
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini mulai menunjukkan penguatan di tengah melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.828/USD. Posisi itu menguat dibanding penutupan sebelumhya di level Rp13.845/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.833/USD. Posisi ini menguat 12 poin dari penutupan sebelumnya di lebel Rp13.845/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.353/USD, dengan kisaran harian Rp13.331-Rp13.840/USD. Posisi tersebut positif dibanding posisi kemarin di level Rp13.827/USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.471/USD. Posisi itu jauh lebih baik dibanding sebelumnya pada level Rp13.850/USD.
Sementara, IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup anteng di zona merah, turun 29,67 poin atau 0,65% ke level 4.507,71 di tengah melemahnya bursa Asia. IHSG pagi tadi dibuka juga melemah, turun 23,81 poin atau 0,52% ke level 4.513,56.
Sektor saham hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor konsumer turun 1,04%. Sementara, sektor yang menguat hanya sektor aneka industri, turun 0,61%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,94 triliun dengan 1,98 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus minus Rp189,88,12 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp888,87 miliar dan aksi beli Rp698,99 milair. Tercatat 77 saham menguat, 158 saham melemah dan 71 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Matahari Departmenet Store Tbk (LPPF), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN). Sementara, saham yang melemah di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT First Media Tbk (KBLV), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).
Rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.828/USD. Posisi itu menguat dibanding penutupan sebelumhya di level Rp13.845/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.833/USD. Posisi ini menguat 12 poin dari penutupan sebelumnya di lebel Rp13.845/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.353/USD, dengan kisaran harian Rp13.331-Rp13.840/USD. Posisi tersebut positif dibanding posisi kemarin di level Rp13.827/USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.471/USD. Posisi itu jauh lebih baik dibanding sebelumnya pada level Rp13.850/USD.
Sementara, IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup anteng di zona merah, turun 29,67 poin atau 0,65% ke level 4.507,71 di tengah melemahnya bursa Asia. IHSG pagi tadi dibuka juga melemah, turun 23,81 poin atau 0,52% ke level 4.513,56.
Sektor saham hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor konsumer turun 1,04%. Sementara, sektor yang menguat hanya sektor aneka industri, turun 0,61%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,94 triliun dengan 1,98 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus minus Rp189,88,12 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp888,87 miliar dan aksi beli Rp698,99 milair. Tercatat 77 saham menguat, 158 saham melemah dan 71 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Matahari Departmenet Store Tbk (LPPF), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN). Sementara, saham yang melemah di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT First Media Tbk (KBLV), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).
(izz)
Lihat Juga :