USD Melemah, Harga Emas Global Naik Tipis
Rabu, 09 Desember 2015 - 09:45 WIB
USD Melemah, Harga Emas Global Naik Tipis
A
A
A
SINGAPURA - Harga emas global naik tipis pada hari ini, didukung oleh melemahnya dolar Amerika Serikat (USD), namun logam terbatas karena investor mengantisipasi kenaikan suku bunga yang akan dilakukan oleh Federal Reserve pekan depan.
Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (9/12/2015), harga emas di pasar spot naik sedikit menjadi 1.075,20 per ons pada pukul pada 00.42 GMT, setelah hari sebelumnya sempat naik 0,4% karena USD melemah terhadap mata uang utama. Harga ini masih kurang USD30 dari posisi terendah pekan kemarin.
Sementara, pedagang emas tidak cukup optimistis atas kenaikan harga emas ini dengan The Fed akan menaikkan suku bunga AS untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade pada pertemuan yang direncakan 15-16 Desember 2015.
Investor meningkatkan perkiraan harga emas akan segera turun pasa posisi USD1.000 per ons, menjelang pertemuan The Fed pekan depan.
Tergelincirnya harga komoditas, terutama minyak mentah, juga membebani emas. Harga minyak mentah jatuh ke posisi terendah dalam hampir tujuh tahun setekah OPEC terus meningkatkan jumlah produksi mendekati rekor minyak untuk mempertahankan pangsa pasar.
Pelemahan harga minyak ini juga bisa memicu kekhawatiran deflasi, faktor bearish untuk emas, yang sering digunakan sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang dipimpin harga minyak.
Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (9/12/2015), harga emas di pasar spot naik sedikit menjadi 1.075,20 per ons pada pukul pada 00.42 GMT, setelah hari sebelumnya sempat naik 0,4% karena USD melemah terhadap mata uang utama. Harga ini masih kurang USD30 dari posisi terendah pekan kemarin.
Sementara, pedagang emas tidak cukup optimistis atas kenaikan harga emas ini dengan The Fed akan menaikkan suku bunga AS untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade pada pertemuan yang direncakan 15-16 Desember 2015.
Investor meningkatkan perkiraan harga emas akan segera turun pasa posisi USD1.000 per ons, menjelang pertemuan The Fed pekan depan.
Tergelincirnya harga komoditas, terutama minyak mentah, juga membebani emas. Harga minyak mentah jatuh ke posisi terendah dalam hampir tujuh tahun setekah OPEC terus meningkatkan jumlah produksi mendekati rekor minyak untuk mempertahankan pangsa pasar.
Pelemahan harga minyak ini juga bisa memicu kekhawatiran deflasi, faktor bearish untuk emas, yang sering digunakan sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang dipimpin harga minyak.
(izz)
Lihat Juga :