Tangkap Dua Kapal Pencuri Ikan, Menteri Susi Siap Tenggelamkan

Kamis, 10 Desember 2015 - 15:03 WIB
Tangkap Dua Kapal Pencuri...
Tangkap Dua Kapal Pencuri Ikan, Menteri Susi Siap Tenggelamkan
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan bahwa dirinya mendapat laporan dari kapal Hiu Macan Tutul 01 yang berhasil menangkap dua kapal asing yang melakukan praktik penangkapan ikan secara ilegal (illegal unreported unregulated/IUU fishing) di wilayah perairan Indonesia.

"Hari ini saya mendapatkan laporan kapal tangkapan Hiu Macan Tutul Nomor 01, yang berhasil menangkap dua kapal," ujarnya di Kantor KKP, Jakarta, Kamis (10/12/2015).

Dia menyebutkan, dua kapal tersebut memiliki ciri antara lain nomor F/B.ca RGJ dengan anak buah kapal (ABK) sebanyak 25 orang warga negara asing (WNA) yang membawa ikan jenis tuna sebanyak 100 ekor dengan bobot mati kapal diperkirakan 30 gross ton (GT).

"Kapal ini tanpa bendera, dengan posisi tangkap 02.01'.825 N-131.29'.304 E wilayah pengelolaan perikanan (WPP) RI 717 Samudera Pasifik," jelasnya

Untuk kapal kedua, tambahnya memiliki ciri antara lain nomor F/B.ca Green Mile dengan ABK sejumlah 24 orang WNA yang membawa ikan jenis tuna sebanyak 200 ekor dengan bobot mati kapal diperkirakan 30 GT.

(Baca Juga: Susi Minta Dunia IUU Fishing sebagai Kejahatan Trans-Nasional)

"Kapal ini juga tanpa bendera, dengan posisi tangkap sama dengan kapal pertama. Sekarang posisinya sudah di tarik ke Sorong," ungkap Susi.

Menurutnya kapal-kapal tersebut kedapatan berlayar tanpa bendera kendati telah mendapatkan izin dari pemerintah Filipina. Namun lantaran memasuki wilayah perairan Indonesia dan melakukan penangkapan ikan secara ilegal, maka kapal-kapal tersebut akhirnya diamankan.

"Ini segera kita bereskan untuk ditenggelamkan, diusahakan sebelum akhir tahun ini," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
5 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
5 jam yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
6 jam yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
6 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
6 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
6 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved