BI: Indonesia Hadapi Situasi Dilematis Ekonomi

Kamis, 10 Desember 2015 - 22:08 WIB
BI: Indonesia Hadapi...
BI: Indonesia Hadapi Situasi Dilematis Ekonomi
A A A
JAKARTA - Deputi Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia Dwityapoetra Soeyasa Besar menyatakan Indonesia saat ini tengah menghadapi situasi yang dilematis‎ dalam hal ekonomi. Dia menjelaskan Indonesia saat ini tersandera beberapa masalah global yang efeknya ke perekonomian Tanah Air

Salah satunya adalah tersanderanya ekonomi domestik terhadap kenaikan Fed rate (suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat) karena pengaruh dari perilaku pasar global. Meski kenaikannya belum terealisasi. (Baca Juga: Penurunan BI Rate Tersandera Kenaikan Suku Bunga Amerika)

"Yang kita hadapi dilematis. Kita tersandera kenaikan fed rate karena akan berpengaruh ke perilaku pasar global. Ini juga akan berdampak ke kondisi pasar keuangan domestik khususnya saham karena pasar saham sangat bergantung pola pertumbuhan ekonomi," jelasnya di Bank Indonesia, Kamis (10/12/2015)

Sementara itu, Indonesia masih bisa berharap banyak dengan pertumbuhan ekonomi yang sekarang bergerak naik sedikit demi sedikit. Menurutnya pelaku pasar saham intinya akan melihat pertumbuhan ekonomi.

"Kalau PE (pertumbuhan ekonomi) bagus maka perusahaan akan punya profit dan returnnya tinggi. Sehingga ekspektasi yang ada harus dijaga agar pemain global bisa bertahan dan terus percaya. Tapi kita menghadapi dilema dan harus tetap percaya diri. Maka yang paling cepat bisa dilakukan adalah reformasi struktural jangka panjang. Upaya BI adalah menjadi kepercayaan dan bisa menambah likuiditas di pasar," pungkas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved