Tak Mau Ambisius, Susi Targetkan Perikanan Tumbuh 12%
Selasa, 15 Desember 2015 - 21:37 WIB
Tak Mau Ambisius, Susi Targetkan Perikanan Tumbuh 12%
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menargetkan pertumbuhan sektor kelautan dan perikanan tahun depan sebesar 12%.
Angka yang dipatok tersebut di bawah target Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) KKP, yang memasang target 19% pada 2016.
Dia mengatakan, target tersebut diyakini akan tercapai seiring agresivitas kementeriannya untuk memberikan nelayan kapal dan perahu yang dapat digunakannya untuk ‎menangkap ikan.
"Tahun depan setelah perahu kita kasih, kapal-kapal, mudah-mudahan bisa jadi kalau litbang bilang sekitar 19%. Saya pikir 12% saja," katanya di gedung KKP, Jakarta, Selasa (15/12/2015).
Mantan Bos Susi Air ini mengaku tidak ingin mematok angka pertumbuhan yang terlalu besar, lantaran tidak mau dikatakan terlalu ambisius. Untuk itu, angka 12% dirasa sudah cukup maksimal untuk target pertumbuhan sektor perikanan dan kelautan pada 2016.
"Nanti bilang 19% enggak tercapai dibilang ambisius lagi," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Susi mengklaim sektor perikanan di Indonesia tumbuh 8,37% pada kuartal III/2015, atau di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya sekitar 4,73%.
Dia mengatakan, pertumbuhan sektor perikanan kuartal ini di atas kuartal II/2015 yang hanya tumbuh sekitar 7,17%. Hal ini menandakan, telah terjadi peningkatan daya beli dari para pelaku di subsektor kelautan dan perikanan, dibanding subsektor lainnya seperti pertanina dan kehutanan.
"Pertumbuhan ini juga membuktikan bahwa subsektor perikanan tangkap dan perikanan budidaya menunjukkan potensi besar dalam pembangunan ekonomi Indonesia," katanya di Kantor KKP, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, beberapa faktor yang memengaruhi pertumbuhan ini antara lain terkait peningkatan produksi perikanan tangkap dan perikanan budidaya. Perikanan tangkap pada kuartal III/2015 mencapai 4,72 juta ton atau mengalami peningkatan 5,03% dibanding periode sama tahun lalu.
Sementara, untuk sektor perikanan budidaya produksi mencapai 10,07 juta ton, atau naik 3,98%. "Di perikanan tangkap yang mengalami peningkatan adalah tongkol dan tuna. Produksi tongkol hingga triwulan III meningkat 10,57% dibanding periode sama tahun sebelumnya," terang Susi.
Angka yang dipatok tersebut di bawah target Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) KKP, yang memasang target 19% pada 2016.
Dia mengatakan, target tersebut diyakini akan tercapai seiring agresivitas kementeriannya untuk memberikan nelayan kapal dan perahu yang dapat digunakannya untuk ‎menangkap ikan.
"Tahun depan setelah perahu kita kasih, kapal-kapal, mudah-mudahan bisa jadi kalau litbang bilang sekitar 19%. Saya pikir 12% saja," katanya di gedung KKP, Jakarta, Selasa (15/12/2015).
Mantan Bos Susi Air ini mengaku tidak ingin mematok angka pertumbuhan yang terlalu besar, lantaran tidak mau dikatakan terlalu ambisius. Untuk itu, angka 12% dirasa sudah cukup maksimal untuk target pertumbuhan sektor perikanan dan kelautan pada 2016.
"Nanti bilang 19% enggak tercapai dibilang ambisius lagi," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Susi mengklaim sektor perikanan di Indonesia tumbuh 8,37% pada kuartal III/2015, atau di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya sekitar 4,73%.
Dia mengatakan, pertumbuhan sektor perikanan kuartal ini di atas kuartal II/2015 yang hanya tumbuh sekitar 7,17%. Hal ini menandakan, telah terjadi peningkatan daya beli dari para pelaku di subsektor kelautan dan perikanan, dibanding subsektor lainnya seperti pertanina dan kehutanan.
"Pertumbuhan ini juga membuktikan bahwa subsektor perikanan tangkap dan perikanan budidaya menunjukkan potensi besar dalam pembangunan ekonomi Indonesia," katanya di Kantor KKP, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, beberapa faktor yang memengaruhi pertumbuhan ini antara lain terkait peningkatan produksi perikanan tangkap dan perikanan budidaya. Perikanan tangkap pada kuartal III/2015 mencapai 4,72 juta ton atau mengalami peningkatan 5,03% dibanding periode sama tahun lalu.
Sementara, untuk sektor perikanan budidaya produksi mencapai 10,07 juta ton, atau naik 3,98%. "Di perikanan tangkap yang mengalami peningkatan adalah tongkol dan tuna. Produksi tongkol hingga triwulan III meningkat 10,57% dibanding periode sama tahun sebelumnya," terang Susi.
(izz)
Lihat Juga :