ESDM Segera Respons Permintaan Rini Caplok Saham Freeport
Rabu, 16 Desember 2015 - 22:45 WIB
ESDM Segera Respons Permintaan Rini Caplok Saham Freeport
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan akan segera merespons surat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, terkait rencana PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) dan PT Aneka Tambang (Persero) mencaplok saham yang didivestasikan PT Freeport Indonesia (PTFI).
Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, pihaknya akan mengirim surat kepada Menteri BUMN agar bisa segera diputuskan secepatnya siapa di antara dua perusahaan pelat merah tersebut yang akan mengambil divestasi saham tambang emas di Papua tersebut.
"Kita akan kirim surat ke Menteri BUMN, supaya bisa diputuskan secepatnya siapa yang akan mengambil divestasi? Kita akan merespon surat yang kemarin semoga disiapkan segala sesuatunya," ujarnya di Gedung Ditjen Kelistrikan, Jakarta, Rabu (16/12/2015).
Mantan Bos Pindad ini menuturkan, Kementerian ESDM juga akan meminta Freeport untuk segera memberikan penawaran harga saham yang dilepasnya tersebut.
"Kemudian kita sudah minta kepada Freeport untuk mengirim surat lagi, terkait dengan tahap penawaran divestasi. Termasuk angka minimal dari jumlah saham yang ingin didivestasikan," imbuhnya.
Menurut Sudirman, karena ini merupakan pengalaman baru bagi pemerintah, BUMN, dan Freeport, dirinya akan mendiskusikan terlebih dahulu persoalan divestasi Freeport ini dengan Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro.
"Ini kan pengalaman baru tentu ada persiapan-persiapan, makanya saya harus duduk dengan Menteri BUMN dan Menteri Keuangan untuk menentukan formula‎," tandasnya.
Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, pihaknya akan mengirim surat kepada Menteri BUMN agar bisa segera diputuskan secepatnya siapa di antara dua perusahaan pelat merah tersebut yang akan mengambil divestasi saham tambang emas di Papua tersebut.
"Kita akan kirim surat ke Menteri BUMN, supaya bisa diputuskan secepatnya siapa yang akan mengambil divestasi? Kita akan merespon surat yang kemarin semoga disiapkan segala sesuatunya," ujarnya di Gedung Ditjen Kelistrikan, Jakarta, Rabu (16/12/2015).
Mantan Bos Pindad ini menuturkan, Kementerian ESDM juga akan meminta Freeport untuk segera memberikan penawaran harga saham yang dilepasnya tersebut.
"Kemudian kita sudah minta kepada Freeport untuk mengirim surat lagi, terkait dengan tahap penawaran divestasi. Termasuk angka minimal dari jumlah saham yang ingin didivestasikan," imbuhnya.
Menurut Sudirman, karena ini merupakan pengalaman baru bagi pemerintah, BUMN, dan Freeport, dirinya akan mendiskusikan terlebih dahulu persoalan divestasi Freeport ini dengan Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro.
"Ini kan pengalaman baru tentu ada persiapan-persiapan, makanya saya harus duduk dengan Menteri BUMN dan Menteri Keuangan untuk menentukan formula‎," tandasnya.
(dmd)
Lihat Juga :