Ketidakpastian The Fed Berakhir, Bos BEI Minta BI Rate Turun
Kamis, 17 Desember 2015 - 11:47 WIB
Ketidakpastian The Fed Berakhir, Bos BEI Minta BI Rate Turun
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengatakan, ketidakpastian suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) sudah berakhir dengan naik sebesar 0,25% hari ini.
"The Fed saat ini membuat era negatif spread berakhir di AS, jadi 0,5%. Tetap saja masih dikisaran 0%. Sekarang malah jadi bagus ketidakpastian sudah tak ada lagi dan menimbulkan ketenangan," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (17/12/2015).
Sementara itu menurutnya jarak antara suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) saat ini di level 7,5% dengan inflasi yang sebesar 3,5% masih terlalu jauh.
"BI rate dan inflasi 3,5% masih jauh tapi kalau ditanya ke saya dampak buruk kenaikan Fed rate sudah diprediksi. BI Rate turunlah sedikit dengan spread besar saat ini," katanya.
Selain itu, dijelaskan dampak buruk yang sudah terlewati itu sudah membuat investor tenang sehingga tidak perlu menunggu lama menanti kepastian The Fed.
"Nunggu-nunggu tiga bulan, empat bulan Fed meeting, tunggu lagi. Dampak buruk sudah lewat, inevstor sudah tenang," pungkasnya.
"The Fed saat ini membuat era negatif spread berakhir di AS, jadi 0,5%. Tetap saja masih dikisaran 0%. Sekarang malah jadi bagus ketidakpastian sudah tak ada lagi dan menimbulkan ketenangan," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (17/12/2015).
Sementara itu menurutnya jarak antara suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) saat ini di level 7,5% dengan inflasi yang sebesar 3,5% masih terlalu jauh.
"BI rate dan inflasi 3,5% masih jauh tapi kalau ditanya ke saya dampak buruk kenaikan Fed rate sudah diprediksi. BI Rate turunlah sedikit dengan spread besar saat ini," katanya.
Selain itu, dijelaskan dampak buruk yang sudah terlewati itu sudah membuat investor tenang sehingga tidak perlu menunggu lama menanti kepastian The Fed.
"Nunggu-nunggu tiga bulan, empat bulan Fed meeting, tunggu lagi. Dampak buruk sudah lewat, inevstor sudah tenang," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :