Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Rabu, 24 Juni 2026 - 13:50 WIB
loading...
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), perusahan yang menaungi Gojek mengumumkan bahwa mulai 1 Juli 2026, potongan aplikasi yang dibebankan kepada mitra driver dipangkas menjadi 8%. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk ( GOTO ), perusahan yang menaungi Gojek mengumumkan bahwa mulai 1 Juli 2026, potongan aplikasi yang dibebankan kepada mitra driver dipangkas menjadi 8%. Wakil Direktur Utama dan Deputi CEO GOTO, Catherine Hindra Sutjahyo menjelaskan, potongan aplikasi tersebut berlaku untuk layanan transportasi penumpang ojek online roda dua (ojol) atau GoRide.
"Hal ini merupakan upaya kami untuk terus meningkatkan kesejahteraan para Mitra Pengemudi ojek online," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (24/6/2026).
Baca Juga: Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Catherine mengaku, implementasi skema bagi hasil ini tentu tidak mudah dan akan memberikan tantangan bagi lini bisnis roda dua Perusahaan. Oleh karena itu, penyesuaian perlu dilakukan dengan mempertimbangkan aspek-aspek yang saling terkait, yaitu peluang pendapatan Mitra Pengemudi yang tetap terjaga, keterjangkauan harga layanan bagi pelanggan, dan keberlanjutan ekosistem.
"Gojek akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam memastikan implementasi kebijakan berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi Mitra Pengemudi dan keberlanjutan ekosistem secara keseluruhan," tambahnya.
"Hal ini merupakan upaya kami untuk terus meningkatkan kesejahteraan para Mitra Pengemudi ojek online," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (24/6/2026).
Baca Juga: Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Catherine mengaku, implementasi skema bagi hasil ini tentu tidak mudah dan akan memberikan tantangan bagi lini bisnis roda dua Perusahaan. Oleh karena itu, penyesuaian perlu dilakukan dengan mempertimbangkan aspek-aspek yang saling terkait, yaitu peluang pendapatan Mitra Pengemudi yang tetap terjaga, keterjangkauan harga layanan bagi pelanggan, dan keberlanjutan ekosistem.
"Gojek akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam memastikan implementasi kebijakan berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi Mitra Pengemudi dan keberlanjutan ekosistem secara keseluruhan," tambahnya.
Lihat Juga :