Perbanas: BI Tak Berkewajiban Turuti JK Turunkan BI Rate

Kamis, 17 Desember 2015 - 18:43 WIB
Perbanas: BI Tak Berkewajiban...
Perbanas: BI Tak Berkewajiban Turuti JK Turunkan BI Rate
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional (Perbanas) Sigit Pramono menilai, Bank Indonesia (BI) tidak memiliki kewajiban untuk menuruti keinginan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk menurunkan tingkat suku bunga acuan (BI rate).

Menurutnya, saat ini semua pihak memang berharap suku bunga acuan BI dapat turun. Terlebih, bank sentral Amerika Serikat (The Fed) telah mengumumkan kenaikan tingkat suku bunga acuannya. Namun, BI diyakini memiliki pertimbangan sendiri terkait BI rate.

"Ya semua orang harapannya gitu, tapi kan BI punya pertimbangan sendiri. BI tidak harus mengikuti komentar siapapun," katanya di Kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (17/12/2015).

Mantan Bos BII ini menuturkan, BI memiliki independensi dalam menentukan kebijakan moneternya. Mereka hanya tidak diperkenankan independen‎ jika menyangkut kebijakan meningkatkan kesejahteraan bangsa.

"‎Mereka tidak independen dalam meningkatkan kesejahteraan bangsa ini. Tapi dalam hal kaitannya dengan kebijakan moneter, mereka independen. Tidak bisa diintervensi siapapun," tandas dia.

Seperti diketahui, Wapres JK telah berkali-kali secara terbuka menyampaikan keinginannya agar BI menurunkan tingkat suku bunga acuannya. Bahkan, JK sempat meluap kekesalannya lantaran BI tak kunjung menurunkan BI rate.

Baca Juga:

Fed Rate Naik, Suku Bunga Acuan BI Anteng 7,5%
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Berita Terkini
Rupiah Makin Loyo Imbas...
Rupiah Makin Loyo Imbas Pengunduran Diri Gubernur BI, Hari Ini Tembus Rp18.083/USD
12 menit yang lalu
Catat Kinerja Positif...
Catat Kinerja Positif di 2025, PIS Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
27 menit yang lalu
Kopdes Merah Putih Bukan...
Kopdes Merah Putih Bukan Minimarket, Zulhas: Fungsi Utama Salurkan Subsidi dan Serap Hasil Tani
40 menit yang lalu
Indonesia Didorong Kuasai...
Indonesia Didorong Kuasai Teknologi dan Inovasi Perkuat Industrialisasi Hijau
1 jam yang lalu
Unilever Indonesia Bukukan...
Unilever Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp2,1 Triliun di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Ada Kabar Baik dari...
Ada Kabar Baik dari AS-Iran, Harga Minyak Dunia Rontok 1%
2 jam yang lalu
Infografis
Profil dan Harta Kekayaan...
Profil dan Harta Kekayaan Perry Warjiyo yang Mundur dari Gubernur BI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved