Rupiah Masih Menguat, IHSG Tambah Melemah
Rabu, 23 Desember 2015 - 12:25 WIB
Rupiah Masih Menguat, IHSG Tambah Melemah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini masih menguat di tengah makin melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Rupiah berdasarkan data Bloomberg siang ini semakin menguat, berada pada posisi Rp13.665/USD dibanding pembukaan tadi pagi di level Rp13.672/USD. Posisi siang ini membaik jika dibanding kemarin di level Rp13.671/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.685/USD, dengan kisaran harian Rp13.655-Rp13.695/USD. Posisi tersebut masih sedikit membaik dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.690/USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.688/USD. Posisi itu semakin menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.695/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.644/USD. Posisi ini melemah dari penutupan kemarin di level Rp13.615/USD.
Sementara, IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup melemah, turun 9,43 poin atau 0,21% ke level 4.508,14. IHSG pagi tadi dibuka turun tipis 3,13 poin atau 0,07% ke level 4.514,43.
Sektor saham hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor infrastruktur, turun 1,41%. Sedangkan yang menguat tertinggi adalah sektor perdagangan, naik 0,32%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,86 triliun dengan 2,15 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp184,48 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp734,24 miliar dan aksi beli Rp549,75 miliar. Tercatat 125 saham menguat, 123 saham melemah dan 81 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK), dan PT Astra International Tbk (ASII).
Rupiah berdasarkan data Bloomberg siang ini semakin menguat, berada pada posisi Rp13.665/USD dibanding pembukaan tadi pagi di level Rp13.672/USD. Posisi siang ini membaik jika dibanding kemarin di level Rp13.671/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.685/USD, dengan kisaran harian Rp13.655-Rp13.695/USD. Posisi tersebut masih sedikit membaik dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.690/USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.688/USD. Posisi itu semakin menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.695/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.644/USD. Posisi ini melemah dari penutupan kemarin di level Rp13.615/USD.
Sementara, IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup melemah, turun 9,43 poin atau 0,21% ke level 4.508,14. IHSG pagi tadi dibuka turun tipis 3,13 poin atau 0,07% ke level 4.514,43.
Sektor saham hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor infrastruktur, turun 1,41%. Sedangkan yang menguat tertinggi adalah sektor perdagangan, naik 0,32%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,86 triliun dengan 2,15 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp184,48 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp734,24 miliar dan aksi beli Rp549,75 miliar. Tercatat 125 saham menguat, 123 saham melemah dan 81 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK), dan PT Astra International Tbk (ASII).
(izz)
Lihat Juga :