RI Akan Pakai Drone Awasi Kapal Asing Pencuri Ikan

Senin, 28 Desember 2015 - 12:45 WIB
RI Akan Pakai Drone...
RI Akan Pakai Drone Awasi Kapal Asing Pencuri Ikan
A A A
JAKARTA - Kepala Pelaksana Harian Satgas 115 Laksamana Madya TNI Widodo mengemukakan, Indonesia bakal memakai pesawat tanpa awak (drone) untuk mengawasi kapal asing pencuri ikan tahun depan.

Pihaknya akan membeli dua pesawat tanpa awak terlebih dahulu guna melakukan patroli maritim di perairan Indonesia.

"Pengadaan pesawat tanpa awak dua dulu, drone. Kita tidak bisa bilang harganya karena setiap negara keluarkan tipe berbeda-beda," ujarnya di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Senin (28/12/2015).

Menurutnya, dengan ada tambahan armada berupa drone bisa membuat kegiatan pengawasan di laut jadi lebih efisien ketimbang memakai kapal.

"Kegiatan operasional akan efisien dengan menghadirkan pesawat patroli maritim. Kapal tidak perlu gerak ke tengah laut langsung," katanya.

Pesawat tanpa awak itu, lanjut dia, bertugas mengawasi dari udara ke berbagai tempat yang berpotensi tinggi terjadi praktik pencurian ikan

"Ketika pesawat lihat potensi pelanggaran lalu kapal bergerak. Bergerak ke wilayah yang memiliki potensi tinggi pencurian dan ada kapal disediakan di dekat sana, sehingga jika ada pencurian langsung ditindak," tutur dia.

Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) ini menegaskan, pihaknya akan menekan angka praktik pencurian biota laut di Tanah Air hingga nol kasus pada tahun depan.

"Kalau bisa nol, namanya juga target. Data kerugian dari BPK yang dirilis beberapa kali itu Rp300 triliun dan itu memang data yang ada bahkan bisa lebih besar dari APBN, ini bisa kita selamatkan," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved